Kompas.com - 12/10/2018, 18:33 WIB

Meskipun awalnya dimaksudkan untuk menjadi pembawa bom atom yang mampu untuk mencapai Uni Soviet, namun dalam praktiknya tak pernah dilakukan oleh pihak AS.

B-52 memiliki lebar sayap 56 meter dan panjang 49 meter. Pesawat ini didukung oleh delapan mesin jet yang dipasang di bawah sayap. Kecepatan maksimum pesawat berada di 17.000 meter adalah 960 kilometer per jam.

Pesawat ini awalnya membawa enam awak. Adapun, satu-satunya persenjataan adalah senjata api yang dikendalikan dari jarak jauh di bagian ekor.

Pada 1991, senjata itu dihilangkan dan awaknya berkurang menjadi lima. Badan pesawat yang besar dari B-52 membuatnya mendapat julukan “Big Ugly Fat Fellow” (BUFF).

Lebih dari 70 unit B-52 tetap beroperasi di Angkatan Udara Amerika Serikat.

Baca juga: A-40 Albatross, Pesawat Amfibi Anti-Kapal Selam Terbesar di Dunia

4. F-16 Fighting Falcon

F-16 juga disebut Fighting Falcon, adalah jet tempur bermesin tunggal yang dibangun oleh General Dynamics Corporation (sekarang bagian dari Lockheed Martin Corporation) untuk Amerika Serikat dan lebih dari selusin negara lain.

Pesawat ini didesain untuk menghasilkan pesawat dengan biaya produksi yang ringan dan dengan model yang mampu dengan segala macam cuaca. Selain itu, pesawat ini didesain untuk efektif pada serangan darat.

Pada 1978, Angkatan Udara AS mulai menggunakan pesawat ini untuk membantu pertahanan udara.

F-16 memiliki panjang 15 meter dan memiliki lebar sayap 9,45 meter. Hal ini didukung oleh mesin turbofan Pratt & Whitney yang mampu menghasilkan 23.000 hingga 29.000 pound (102 hingga 130 kilonewton) dorong, mempercepat pesawat hingga lebih dari dua kali kecepatan suara.

Persenjataan mencakup meriam 20 milimeter serta perlengkapan di bawah sayap dan badan pesawat untuk berbagai macam bom dan rudal. Dengan berbagai fasilitasnya, F-16 memiliki berat sekitar 10.000 kilogram.

Produk ini telah dijual ke Timur Tengah untuk mengatasi pertempuran udara dan serangan darat dalam konflik Israel-Suriah pada 1982.

Selain itu, pesawat juga digunakan dalam Perang Teluk pada 1990-1991. Sampai saat ini, lebih dari 20 negara menggunakan kecanggihan F-16.

5. Tupolev Tu-95 bomber

Tupolev Tu-95 bombersputniknews Tupolev Tu-95 bomber

Pesawat ini merupakan produk dari Uni Soviet yang mulai terbang pada 1952. Tujuannya adalah membawa bom untuk melayani Angkatan Udara Uni Soviet sekaligus membantu pertahanan udara.

Sebuah tim di bawah Aleksandr A Arkhangelsky, merancang Tu-95 pengebom turboprop besar yang menjadi salah satu pesawat militer yang paling tahan lama yang pernah dibangun dan salah satu dari pesawat yang paling lama tinggal di gudang senjata strategis Soviet.

Pesawat ini memiliki kapasitas kru enam sampai tujuh orang. memiliki panjang 42,6 meter dan lebar sayap 50,10 meter sementara tingginya adalag 12,12 meter. Tu-95 mampu mencapai kecepatan maksimum 920 kilometer per jam.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.