Kompas.com - 12/10/2018, 18:33 WIB

Sistem senjatanya adalah senjata radar 1 atau 2 × 23 mm AM-23 meriam di ekor turret dan beberapa rudal. Rusia masih mengoperasikan lebih dari 50 pesawat Tu-95 sebagai induk pelayaran-rudal.

6. Bf 109 fighter

Bayerische Flugzeugwerke 109 adalah pesawat tempur paling penting milik Nazi Jerman, baik dalam kepentingan operasional maupun dalam jumlah yang diproduksi.

Bf 109B memiliki mesin Jumo yang dipersenjatai dengan empat senapan mesin 0,3 inci (7,92 mm). Pesawat ini mulai beroperasi pada 1937 dan Perang Saudara Spanyol.

Dalam pertempuran itu, Bf 109 sukses melawan pesawat Polikarpov I-16 monoplanes dan Polikarpov I-15 biplane.

Pesawat ini dipersenjatai dengan dua meriam otomatis 20 mm dan dua senapan mesin di mesin cowling, yaitu meriam tambahan untuk menembak melalui hub baling-baling.

Dengan kekuatannya, pesawat ini memiliki kecepatan tertinggi 570 kilometer per jam dan terbang pada ketinggian 11.000 meter.

7. Mitsubishi Zero

Mitsubishi ZeroBritannica Mitsubishi Zero
Zero, yang juga disebut Mitsubishi A6M merupakan pesawat sayap tunggal rendah yang digunakan dengan sangat efektif oleh Jepang selama Perang Dunia II. Pesawat ini merupakan pesawat tempur jarak jauh.

Horikoshi Jiro merancang pesawat ini untuk menggantikan pesawat tempur versi sebelumnya dengan pembenahan desain dan penambahan daya kekuatan.

Pesawat ini memiliki kapasitas awak 1 orang dengan panjang 9,06 meter dan rentang sayapnya 12 meter. Tingginya adalah 3,05 meter dan bermesin radial Nakajima Sakae 12, 709 kW.

Untuk tenaga maksimumnya, pesawat ini memiliki kecepatan 660 kilometer per jam dengan jangkauan 3,105 kilometer.

Masalah persenjataan tak kalah hebat. Zero memiliki Senapan mesin ringan Tipe 97 7,7 mm (0.303 inci) dipasang di penutup mesin, dengan 500 rentetan per senapan dan meriam tipe 99-1 20 mm pada kedua belah sayap, dengan 60 rentetan per senapan.

Zero juga dilengkapi 2× bom 60 kg dan 1× bom 250 kg (551 pon) untuk serangan kamikaze.

.

.

.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.