Kompas.com - 26/09/2018, 16:07 WIB

KOMPAS.com - Memiliki persenjataan yang lengkap dan mumpuni merupakan dambaan bagi militer dari berbagai negara. Selain bisa memperkuat pertahanan, persenjataan juga simbol kekuatan dari sebuah negara.

Rusia juga memperkuat pertahanannya dengan berbagai model pengembangan persenjataan. Setelah mempunyai kapal tenaga nuklir, Rusia juga mengembangkan pesawat amfibi anti-kapal selam terbesar di dunia.

Sebenarnya, pengembangan pesawat ini sudah ada pada 1980-an. Namun, karena berbagai kendala, proyek ini akhirnya dihentikan.

Kini, pesawat ini mulai dikembangkan dengan pembaharuan sistem dan teknologi yang lebih mumpuni sesuai dengan kemajuan zaman.

Memerangi kapal selam

Pesawat dengan kekuatan besar yang dirancang untuk mencari dan mengeliminasi kapal selam musuh di pesisir pantai merupakan rencana awal yang dimiliki Uni Soviet, nama lama Rusia.

Beriev Aircraft Company merupakan perusahaan yang mendapatkan kepercayaan memproduksi dan mengembangkan pesawat ini.

Pada 1976, dilansir dari RBTH, Beriev Aircraft Company mendapatkan intruksi untuk memulai pengembangan pesawat ini. Tim desain dipimpin oleh Aleksei K Konstantinov. Rencananya, pesawat ini bisa terbang landas di atas permukan air.

Pesawat dengan nama "A-40" mulai diuji coba pada 1982 setelah prototipe pertama  lulus uji terbang di Laut Azov, Rusia. Kapten Yevgeniy A Lakhmostov menjadi pilot pertama yang mencoba pesawat ini.

Mesin dalam pesawat ini terbukti tak stabil ketika melakukan lepas landas dan pandaratan di atas air. Otomatis, pesawat mejadi sedikit goyah ketika mendarat.

Perbaikan akhirnya dilakukan untuk menyempurnakan prototipe ini. Pada 1989, pesawat ini mulai diperkenalkan ke khalayak umum.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.