Kompas.com - 09/10/2018, 19:20 WIB

CARACAS, KOMPAS.com - Seorang politisi oposisi Venezuela yang dituduh terlibat upaya serangan drone terhadap Presiden Nicolas Maduro dilaporkan tewas.

Fernando Alban, anggota dewan kota Caracas, ditemukan tewas dengan Jaksa Penuntut Tarek William Saab berujar, dia jatuh dari lantai 10 setelah sebelumnya ke toilet.

Baca juga: Kisah WNI yang Bayar 1,7 Miliar Bolivar untuk Makan Siang di Venezuela

Alban bersama 14 orang lainnya ditangkap, dan ditahan di markas besar intelijen atas tuduhan terlibat serangan drone saat parade militer 4 Agustus lalu.

Dilansir kantor berita AFP Selasa (9/10/2018), Partai Keadilan Utama, menyalahkan pemerintahan Maduro atas kematian Alban.

Pendapat yang sama disuarakan pendiri Partai Keadilan Utama, Julio Borges, yang dilaporkan hidup dalam masa pengasingan di Kolombia.

"Pemerintahan diktator yang kejam telah melenyapkan Alban. Kami meminta Maduro dan pemerintahannya untuk bertanggung jawab," kata Borges.

Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat Amerika Serikat (AS) Bob Corker di Twitter berkata rezim Maduro harus memastikan publik mendapat jawaban atas fakta sesungguhnya.

Pendapat yang sama disuarakan mantan kandidat presiden Henrique Capriles. "Mereka yang mengenal Fernando paham dia tentu tak bakal bunuh diri," katanya.

Sementara pengacara kota Caracas Joel Garcia menuturkan, masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa dia tewas karena bunuh diri.

Sementara Komisi Ham PBB melalui juru bicara Ravina Shamdasani menyatakan mereka meminta diadakan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian Alban.

"Kami sangat memperhatikan kabarnya, dan kami meminta pemerintah melakukan transparansi untuk mendapatkan kejelasan status," papar Shamdasani.

Lebih lanjut, Saab berujar dia menjanjikan kantor jaksa penuntut bakal mengadakan investigasi secara terbuka dan menyeluruh.

Baca juga: Presiden Venezuela Selamat dari Serangan Drone

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.