Erdogan Minta Bukti Jurnalis Arab Saudi Telah Tinggalkan Konsulat di Istanbul

Kompas.com - 08/10/2018, 23:53 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.AFP / ATTILA KISBENEDEK Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

ANKARA, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta kepada otoritas Arab Saudi untuk dalam menunjukkan bukti bahwa jurnalis Jamal Khashoggi yang dilaporkan hilang sudah meninggalkan gedung konsulat di Istanbul.

"Para pejabat di konsulat tidak bisa mengelak dengan mengatakan bahwa dia sudah meninggalkan gedung. Bukankah Anda memiliki kamera pengawas?" kata Erdogan dalam konferensi pers, Senin (8/10/2018).

"Jika dia (Khashoggi) memang telah meninggalkan gedung, Anda harus membuktikannya dengan rekaman. Mereka yang bertanya kepada otoritas Turki seharusnya menanyakan apa yang terjadi," tambahnya dilansir AFP.

Baca juga: Cari Jurnalis yang Hilang, Turki Akan Geledah Konsulat Arab Saudi

Jamal Khashoggi, seorang jurnalis yang menulis untuk harian AS, Washington Post, yang juga dikenal sebagai pengkritik pemerintah Arab Saudi, dilaporkan hilang pada Selasa (2/10/2018).

Dia terakhir terlihat tengah memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus dokumen pernikahannya dengan seorang perempuan Turki.

Namun sebuah sumber pemerintah mengatakan jika sekitar 15 warga Arab Saudi, termasuk sejumlah pejabat telah tiba ke Istanbul dan berada di gedung konsulat di saat yang bersamaan dengan Khashoggi dan telah meninggalkan negara itu pada hari yang sama.

Kepolisian Turki berdasar hasil penyelidikan awal bahkan telah menyimpulkan bahwa Khashoggi sudah dibunuh di dalam gedung konsulat. Tuduhan yang langsung dibantah pemerintah Saudi.

Pemerintah Turki pada Senin (8/10/2018) juga telah meminta izin kepada pemerintah Arab Saudi untuk melakukan penggeledahan di gedung konsulat.

Langkah itu diambil setelah Kementerian Luar Negeri Turki memanggil duta besar Saudi untuk kedua kalinya pada Minggu (7/10/2018).

Erdogan menambahkan, aparat kepolisian bersama dengan intelijen Turki telah dikerahkan untuk membantu penyelidikan kasus ini.

"Pintu keluar dan keberangkatan di bandara sedang diperiksa. Ada orang-orang yang datang dari Arab Saudi. Kantor kejaksaan juga sedang menyelidiki kasus ini," kata dia.

Baca juga: Polisi Turki Sebut Jurnalis Arab Saudi yang Hilang Telah Dibunuh di Istanbul

.

.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

Internasional
Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Internasional
Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Internasional
Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Internasional
'Manusia Pohon' Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi untuk Terbebas dari Sakit

"Manusia Pohon" Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi untuk Terbebas dari Sakit

Internasional
Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Internasional
Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Internasional
Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Internasional
Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Internasional
Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Internasional
Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Internasional
China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

Internasional
Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Internasional
Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Internasional
Anggota ISIS 'Jihadi Jack' Ingin Pulang: Saya Tak Berniat Meledakkan Rakyat Inggris

Anggota ISIS "Jihadi Jack" Ingin Pulang: Saya Tak Berniat Meledakkan Rakyat Inggris

Internasional

Close Ads X