Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/10/2018, 08:13 WIB
Veronika Yasinta

Penulis

LONDON, KOMPAS.com - Gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah masih menjadi duka global, dengan ungkapan duka cita mengalir dari para pemimpin dunia, termasuk Ratu Elizabeth II dari Inggris.

Ibu dari Pangeran Charles ini menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia.

Melalui Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Moazzam Malik, Ratu Elizabeth berpesan bahwa seluruh warga Inggris turut merasakan duka mendalam.

Baca juga: Pencarian Korban Gempa dan Tsunami Diteruskan hingga Waktu Belum Ditentukan

"Indonesia tidak sendiri dalam menghadapi bencana alam ini. Indonesia memiliki banyak negara sahabat," kata Moazzam, dalam sebuah pernyataan pada Rabu (4/10/2018) malam.

Kerusakan di Dupa Tondo, Kelurahan Layana, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10/2018). Kawasan pergudangan dan mebel yang terletak di pesisir pantai, luluh lantak diterjang tsunami.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Kerusakan di Dupa Tondo, Kelurahan Layana, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10/2018). Kawasan pergudangan dan mebel yang terletak di pesisir pantai, luluh lantak diterjang tsunami.
Sekitar empat jam setelah pemerintah Indonesia menginformasikan kebutuhan prioritas bantuan internasional untuk gempa dan tsunami, Kedubes Indonesia di Inggris memberikan sejumlah pilihan.

Kemudian, pemerintah Inggris mengumumkan rencana bantuan senilai Rp 40 miliar, yang selanjutnya bertambah menjadi Rp 60 miliar.

"Kemarin kami kembali mengumumkan, Inggris akan memberikan tambahan Rp 20 miliar, sehingga total bantuan Inggris untuk Sulawesi Tengah sebesar Rp 60 miliar," ucapnya.

Kini, pesawat Angkatan Udara negara tersebut yang bermuatan bantuan sedang menuju Indonesia.

Pesawat bantuan kedua juga sedang dipersiapkan. Selain itu, ada pesawat bermuatan bantuan yang ketiga sedang direncanakan.

Pesawat-pesawat tersebut akan mengangkut bantuan berupa tenda terpal, air minum, lampu surya, dan persediaan alat kebersihan, serta sanitasi untuk 10.000 orang.

"Bantuan ini mudah-mudahan akan menghindari mereka dari risiko penyakit dan infeksi," kata Moazzam.

Baca juga: Sampaikan Belasungkawa, Trump Kirim Bantuan ke Palu dan Donggala

Sebagai tambahan, Inggris juga telah memberikan kontribusi melalui PBB, Palang Merah Internasional dan Uni Eropa

"Inggris akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu, bekerjasama dengan pemerintah Indonesia untuk menentukan fokus kebutuhan di lapangan," katanya.

Bantuan akan diantar ke Palu dan membagikannya melalui mitra seperti Palang Merah Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com