Kompas.com - 25/09/2018, 10:58 WIB
Presiden Iran Hassan Rouhani saat berbicara dalam sebuah forum PBB. ANGELA WEISS / AFPPresiden Iran Hassan Rouhani saat berbicara dalam sebuah forum PBB.

NEW YORK CITY, KOMPAS.com - Presiden Iran Hassan Rouhani mengaku tidak berencana untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, ketika menghadiri Sidang Majelis Umum PBB di New York AS.

Melansir NBC News, Selasa (25/9/2018), dia berpendapat AS hanya memberikan ancaman dan sanksi kepada negaranya.

"Tidak ada agenda untuk pertemuan," katanya, dalam wawancara eksklusif "NBC Nightly News".

Baca juga: Iran Tuding Arab Saudi dan UEA Biayai Serangan Parade Militer

Dia menuding AS melakukan sikap permusuhan terhadap Iran dan menolak diplomasi, setelah bertindak menarik diri secara sepihak dari perjanjian nuklir antara Iran dan kekuatan dunia.

"Jika seseorang ingin mengadakan pertemuan dan dialog, serta menciptakan kemajuan dalam hubungan, orang itu tidak akan menggunakan alat sanksi dan ancaman," ucapnya.

"Tidak ada tekad untuk menyelesaikan masalah yang luar biasa," imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rouhani yakin negaranya dapat bertahan dari sanksi ekonomi AS. Dia menyebut ancaman "Negeri Paman Sam" untuk mencekik ekspor minyak Iran hanyalah janji kosong.

"AS tidak mampu membawa ekspor minyak kami ke titik nol," katanya.

"Kami akan bertahan pada tekanan tertentu, tapi tentu saja AS tidak akan mencapai tujuannya," ucapnya.

USA Today mewartakan, Trump diperkirakan akan menyampaikan pidato untuk menekan Iran dalam rapat PBB, dengan membujuk sekutunya menghukum Iran karena dukungan negara itu pada program terorisme dan rudal balistik.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.