Kompas.com - 24/09/2018, 20:30 WIB
Seorang pria membantu wanita dan anak-anak ketika mencoba melarikan diri saat terjadinya serangan pada parade militer di Kota Ahvaz, Iran, Sabtu (22/9/2018). Serangan yang terjadi pada parade militer Iran untuk memperingati dimulainya perang 1980-1988 dengan Irak yang kala itu dipimpin Saddam Hussein tersebut menewaskan 29 orang dan membuat 57 orang lainnya terluka. AFP PHOTO/ISNA/MORTEZA JABERIANSeorang pria membantu wanita dan anak-anak ketika mencoba melarikan diri saat terjadinya serangan pada parade militer di Kota Ahvaz, Iran, Sabtu (22/9/2018). Serangan yang terjadi pada parade militer Iran untuk memperingati dimulainya perang 1980-1988 dengan Irak yang kala itu dipimpin Saddam Hussein tersebut menewaskan 29 orang dan membuat 57 orang lainnya terluka.

AHVAZ, KOMPAS.com - Kantor berita Kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), Amaq, merilis video yang menunjukkan tiga pria yang diklaim sebagai penyerang parade militer Iran.

Melansir Al Arabiya pada Senin (24/9/2018), dua pria dalam video tersebut terdengar berbicara bahasa Arab, sementara pria ketiga berbicara bahasa Persia.

Amaq melaporkan, video tersebut diperoleh dan dirilis pada Minggu (23/9/2018), sehari setelah parade militer di kota Ahvaz diserang oleh empat orang hingga menewaskan 29 orang dan melukai 70 orang lainnya.

Baca juga: Parade Militer Diserang, AS Minta Iran Introspeksi

CNN mewartakan, dalam video yang diunggah memperlihatkan tiga pria tersebut mengenakan sergam militer. Mereka berbicara di depan kamera di dalam sebuah kendaraan.

Namun, tak ada satu pun dari mereka yang secara langsung menyebutkan serangan di Ahvaz, atau mereka bertindak atas nama ISIS.

Seperti diketahui, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, namun belum menyodorkan bukti untuk mendukung pengakuan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketiga pria berbicara tentang ucapan selamat tinggal, bersyukur kepada Tuhan, dan meminta siapa saja yang menonton video itu untuk berdoa bagi mereka.

"Saya akan mati," kata seorang pria yang berbicara dengan bahasa Persia.

"Kami akan menghancurkan mereka dengan serangan kuat dan gerilya," imbuhnya, seperti dikutip dari Haaretz.

Sementara itu, Presiden Iran Hassan Rouhani menyalahkan pihak asing yang didukung oleh Amerika Serikat atas serangan tersebut.

Baca juga: Parade Militer Diserang, Iran Panggil Diplomat Denmark, Belanda, dan Inggris

Korps Pengawal Revolusi Islam di Iran menyebut, penyerang memiliki afiliasi dengan kelompok teroris yang didukung oleh Arab Saudi. Namun, sejauh ini pejabat Saudi belum merespons tuduhan itu.

Juru bicara militer Iran menyatakan penyerang telah dilatih oleh dua negara Teluk Persia dan berkaitan dengan Israel dan AS.

"Mereka bukan ISIS atau kelompok lain yang bertarung dengan sistem Iran, mereka lebih berhubungan dengan Amerika dan Mossad, " kata Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi kepada kantor berita IRNA.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.