Kompas.com - 24/09/2018, 10:41 WIB
Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley. AFP / SPENCER PLATT / GETTY IMAGES NORTH AMERICADuta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Pemerintah Iran menyebut negara-negara sekutu AS terlibat dalam aksi penyerangan saat parade militer yang digelar pada Sabtu (22/9/2018).

Mendengar negaranya turut disebut dalam aksi teror, pemerintah AS pun memberi tanggapan atas pernyataan Iran dan meminta Teheran untuk introspeksi.

"Amerika Serikat mengutuk keras serangan teroris di mana saja. Titik. Kami akan berpijak pada pendirian itu," kata Nikki Haley, Duta Besar AS untuk PBB, pada Minggu (23/9/2018).

Dalam pernyataannya, Haley menambahkan agar penguasa negara itu juga melihat ke dalam negaranya sendiri untuk menemukan sebab terjadinya aksi teror.

"Presiden Hassan Rouhani telah menekan rakyatnya untuk waktu yang lama."

"Dia perlu melihat ke dalam markasnya sendiri untuk mencari tahu dari mana asalnya. Saya pikir rakyat Iran sudah cukup mendapat tekanan dan dari sana lah semua ini berasal," tambahnya, dilansir AFP.

Baca juga: Iran Tuding Negara Arab Sekutu AS Terkait Serangan Parade Militer

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setidaknya 29 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan yang dilancarkan empat pria bersenjata saat berlangsungnya parade militer di kota Ahvaz, provinsi Khuzestan.

Presiden Hassan Rouhani sempat menyebut negara-negara sekutu AS di kawasan Teluk sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Tanpa menyebut langsung negara yang dimaksud, pernyataan Rouhani bisa saja merujuk kepada Arab Saudi, Uni Emirat Arab atau Bahrain, yang merupakan sekutu dekat AS.

Negara-negara itu juga memandang Iran sebagai ancaman di kawasan tersebut karena dukungannya terhadap kelompok militan di Timur Tengah.

Pejabat Iran menuding gerakan separatis Arab, Ahwazi Democratic Popular Front (ADPF) atau yang dikenal dengan Al-Ahwazi sebagai pelaku utama.

Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) juga mengklaim bahwa serangan di kota Ahvaz dilakukan oleh anggotanya.

Teheran juga telah memanggil diplomat dari tiga negara, yakni Denmark, Belanda, dan Inggris. Sementara Presiden Rouhani sebelumnya telah bersumpah akan mengambil tindakan balasan atas serangan tersebut.

Baca juga: Parade Militer Diserang, Iran Panggil Diplomat Denmark, Belanda, dan Inggris

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.