Kompas.com - 24/09/2018, 22:22 WIB
|

TEHERAN, KOMPAS.com - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Senin (24/9/2018), menyatakan penyerang parade militer di kota Ahvaz dibiayai Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

"Berdasarkan sejumlah laporan, aksi pengecut ini adalah pekerjaan mereka yang diselamatkan Amerika lalu didanai Arab Saudi dan Uni Emirat Arab," ujar Khamenei lewat situs resminya.

Sementara itu, Menteri Intelijen Iran Mahmoud Alavi mengatakan, aparatnya sudah menangkap sejumlah tersangka terkait serangan di Ahvaz.

Baca juga: ISIS Rilis Video Tiga Pria yang Diklaim Serang Parade Militer Iran

Hal ini disampaikan Alavi saat menghadiri upacara pemakaman para korban tewas akibat serangan maut tersebut.

Sebelumya, kantor berita Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS), Amaq, merilis video yang menunjukkan tiga pria yang diklaim sebagai penyerang parade militer Iran.

Melansir Al Arabiya pada Senin (24/9/2018), dua pria dalam video tersebut terdengar berbicara dalam bahasa Arab, sementara pria ketiga berbicara menggunakan bahasa Persia.

Amaq melaporkan, video tersebut diperoleh dan dirilis pada Minggu (23/9/2018), sehari setelah parade militer di kota Ahvaz diserang empat orang yang juga melukai 70 orang lainnya.

CNN mewartakan, dalam video itu terlihat tiga pria tersebut mengenakan seragam militer. Mereka berbicara di depan kamera di dalam sebuah kendaraan.

Namun, tak ada satu pun dari mereka yang secara langsung menyebutkan serangan di Ahvaz, atau mereka bertindak atas nama ISIS.

Seperti diketahui, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, namun belum menyodorkan bukti untuk mendukung pengakuan itu.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.