Ketika Bayi PM Selandia Baru Curi Perhatian di Markas PBB

Kompas.com - 25/09/2018, 09:09 WIB
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menggendong putrinya, Neve Te Aroha Ardern Gayford, saat menghadiri Nelson Mandela Peace Summit di markas PBB, New York, Senin (24/9/2018), sehari sebelum digelarnya Rapat Majelis Umum PBB ke-73. (AFP/Don Emmert) Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menggendong putrinya, Neve Te Aroha Ardern Gayford, saat menghadiri Nelson Mandela Peace Summit di markas PBB, New York, Senin (24/9/2018), sehari sebelum digelarnya Rapat Majelis Umum PBB ke-73. (AFP/Don Emmert)

NEW YORK CITY, KOMPAS.com - Pemimpin negara di dunia sedang disibukkan dengan Sidang Majelis Umum PBB yang akan digelar di markas PBB di New York, Amerika Serikat, pada Selasa (25/9/2018).

Dalam satu sesi rapat yang dikenal dengan Nelson Mandela Peace Summit terlihat berbeda. Seorang bayi ikut bagian dalam pertemuan yang digelar pada Senin (24/9/2018) itu.

Ternyata, bayi itu merupakan putri dari Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern yang baru saja lahir pada 21 Juni lalu.

Baca juga: Buah Stroberi Berjarum Australia Mulai Ditemukan di Selandia Baru

AFP mengabarkan, perempuan berusia 38 tahun itu terlihat mencium dan menimang-nimang putrinya, Neve. Dia duduk disamping pasangannya, Clarke Gayford, di ruang pertemuan.

Neve juga menyaksikan ibunya saat berbicara dalam pertemuan itu. Dia digendong oleh sang ayah, yang memutuskan untuk mengasuhnya secara penuh. Setelah menyelesaikan pidatonya, Ardern bergantian menggendong Neve.

Ternyata, bayi berusia tiga bulan itu memiliki kartu identitas diplomatik khusus untuk bisa ikut bersama orangtuanya. Gayford mengunggah foto kartu tersebut di akun Twitter-nya.

Dia menyebut, kehadiran bayinya telah menarik perhatian beberapa delegasi, terutama ketika dia mengganti popok putrinya.

"Saya berharap bisa menangkap gambar pandangan mengejutkan dari delegasi Jepang di PBB kemarin, yang berjalan ke ruang pertemuan ketika saya mengganti popok bayi," tulisnya di Twitter.

Berbicara pada program acara di stasiun televisi NBC News, dia menyampaikan apresiasinya terhadap pekerjaan sebagai orangtua makin meningkat setelah dia memiliki Neve.

"Ini sesuai dengan ekspektasi saya. Namun kebahagiaan sejauh ini telah melampaui ekspektasi saya," ucapnya.

Baca juga: Terlibat Pertengkaran, Menteri Selandia Baru Dipecat

Dia mengungkapkan pengalaman terberat ketika harus membawa bayi berusia 3 bulan untuk ikut dalam penerbangan selama 17 jam.

"Ada orang yang melihat Anda saat berjalan ke pesawat dengan seorang anak kecil," ucapnya.

Ardern merupakan perempuan negara di dunia, selain mendiang Benazir Bhutto, yang melahirkan anak saat masih memimpin negara.

Sebelum menuju ke rapat Majelis Umum PBB di New York, dia telah mengumumkan akan pergi bersama dengan keluarganya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X