Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/09/2018, 08:08 WIB

Pengakuan tersebut, menurut pengamat, akan memicu Israel bertindak dengan mengakui Catalonia yang merdeka sebagai bentuk pembalasan.

Baca juga: AS Berencana Tutup Kantor Misi Diplomatik Palestina di Washington

Awal Januari lalu, Presiden Mahmoud Abbas telah berkunjung ke Brussels, Belgia dan meminta Uni Eropa untuk secara resmi mengakui Palestina sebagai sebuah negara.

Abbas menyampaikan bahwa Uni Eropa harus segera mengambil langkah mengakui Palestina sebagai tanggapan atas pengakuan AS terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Saat ini, hanya Swedia satu-satunya Uni Eropa yang secara resmi mengakui Palestina sebagai negara pada tahun 2014.

Negara-negara anggota blok Uni Eropa lainnya tidak mengikuti langkah Swedia, menyusul reaksi keras dari Israel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.