AS Berencana Tutup Kantor Misi Diplomatik Palestina di Washington

Kompas.com - 10/09/2018, 19:40 WIB
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas (kiri) bersama Presiden AS Donald Trump di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, Rabu (3/5/2017) waktu setempat. ReutersPresiden Palestina, Mahmoud Abbas (kiri) bersama Presiden AS Donald Trump di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, Rabu (3/5/2017) waktu setempat.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menyatakan, Amerika Serikat (AS) berencana menutup kantor misi diplomatik mereka.

Bloomberg memberitakan Senin (10/9/2018), pengumuman penutupan kantor di Washington itu rencananya bakal disampaikan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton.

"Namun, kami sudah mendapat pemberitahuan dari pejabat AS perihal penutupan itu," kata Sekretaris Jenderal PLO Saeb Erekat dikutip AFP.

Baca juga: Menteri Israel Sebut Negosiasi dengan Palestina Tak Akan Ada Gunanya

Dikutip Wall Street Journal, penutupan itu terjadi karena Palestina dianggap tidak melakukan negosiasi dengan Israel.

Selain itu, AS juga meradang karena Palestina mendesak Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) untuk melakukan pengusutan tuduhan kejahatan perang yang dilakukan Israel.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump kepada pemimpin Yahudi Amerika berkata AS tak akan memberi bantuan jika Palestina tidak membuat kesepakatan dengan Israel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"AS sudah mengeluarkan uang sangat banyak. Saya berkata 'kalian bakal dapat uang jika membuat perjanjian dengan Israel. Jika tidak, kami tak akan membayar'," ujar Trump.

WSJ via The Independent melaporkan, Bolton berencana mengancam bakal memberi sanksi ICC jika berani mengusut Israel.

Dia menuturkan, Negeri "Paman Sam" berdiri bersama sahabat dan sekutu mereka. Dia berujar, AS bakal menghukum pendanaan ICC dengan sistem finansial AS.

"Kami juga bakal menuntut mereka dengan sistem pidana AS. Hal sama juga berlaku kepada perusahaan yang mendukung investigasi ICC," ancam Bolton.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.