Presiden Venezuela akan Minta Rp 7 Triliun pada PBB untuk Pulangkan Warganya

Kompas.com - 21/09/2018, 23:57 WIB
Presiden Nicolas Maduro AFP via GettyPresiden Nicolas Maduro

CARACAS, KOMPAS.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan bakal minta PBB agar memberikan dana 500 juta dolar AS (sekitar Rp 7,4 triliun) untuk membantu pemulangan ratusan ribu rakyatnya yang melarikan diri ke luar negeri karena krisis ekonomi.

Maduro yang sudah tidak menghadiri Sidang Umum PBB sejak 2015 belum memutuskan apakah dia akan hadir dalam sidang yang akan digelar di New York pekan depan.

Pada Selasa (18/9/2018), Maduro mengatakan masih perlu melakukan evaluasi untuk prosedur keamanan yang ada.

Namun dalam pesannya kepada perwakilan khusus PBB untuk migran Venezuela, Maduro menyampaikan pesan bernada provokatif.

"Saya mengundang Anda untuk datang ke Venezuela. Saya akan meminta Anda untuk memberi saya 500 juta dolar."

"Agar saya dapat memulangkan para pengungsi yang meninggalkan Venezuela, dan mereka semua ingin kembali," kata Maduro dalam pesan yang ditujukan kepada Perwakilan PBB Eduardo Stein, yang juga mantan wakil presiden Guatemala.

Baca juga: Venezuela Sepakat Ekspor Minyak 1 Juta Barel Per Hari ke China

Dilansir dari AFP, Maduro mengatakan dia akan menggunakan uang tersebut untuk memulangkan rakyat Venezuela kembali ke tanah air mereka.

Tidak jelas apakah permintaan tersebut hanya sebagai bentuk sindiran atau Maduro akan benar-benar menindaklanjuti permintaan tersebut.

Menurut PBB, ada sekitar 2,3 juta warga negara Venezuela yang kini berada di luar negeri, dengan 1,6 juta di antaranya telah mengungsi sejak 2015.

Krisis ekonomi Venezuela telah berlangsung sejak 2014 dipicu jatuhnya harga minyak yang menjadi tumpuan utama negara itu.

Venezuela kini berada di tahun keempat resesi dan telah mengalami inflasi yang diprediksi bakal mencapai 1 juta persen pada akhir tahun ini.

Dampak krisis telah menyebabkan kelangkahan barang kebutuhan dasar seperti makanan, obat-obatan, hingga layanan publik, termasuk air, listrik dan transportasi umum.

Maduro telah meluncurkan kampanye "Kembali ke Venezuela", menggunakan pesawat terbang dan bus untuk membawa pulang warganya yang mengungsi ke negara lain.

Pemerintah Maduro mengklaim telah memulangkan sebanyak 3.000 penduduknya dengan kampanye tersebut.

Baca juga: China Akan Berikan Pinjaman 5 Miliar Dollar AS kepada Venezuela

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X