Australia Luncurkan Koin Emas Termahal Senilai Rp 27 Miliar

Kompas.com - 05/09/2018, 10:07 WIB
Koin emas bernama Discovery ini diproduksi oleh Perth Mint di Australia Barat. (Deutsche Welle) Koin emas bernama Discovery ini diproduksi oleh Perth Mint di Australia Barat. (Deutsche Welle)

PERTH, KOMPAS.com - Produsen koin sekaligus produsen emas batangan milik pemerintah negara bagian Australia Barat, Perth Mint, memamerkan koin emas bertahtakan berlian merah muda senilai 2,48 juta dolar Australia atau hampir senilai Rp 27 miliar.

Koin termahal yang diluncurkan sebagai benda koleksi ini dapat juga berlaku sebagai alat pembayaran yang sah. Kini, koin tersebut sedang ditawarkan kepada pembeli dengan harga tertinggi.

Peluncuran koin bertujuan untuk memenuhi meningkatnya permintaan akan koleksi-koleksi high-end di kalangan orang-orang superkaya.

Pada benda seberat 2 kg ini terdapat gambar sebuah kapal layar, pencari emas dan pohon boab yang banyak ditemukan di Australia Barat.

Baca juga: Buru Pencuri Koin Emas di Museum Berlin, Polisi Sebar Foto Tangga

Ini adalah koin paling berharga yang pernah dibuat di Australia dan diharapkan akan dibeli oleh kolektor dari Asia atau Timur Tengah.

"Koin dirilis sebagai tanggapan terhadap meningkatnya permintaan barang-barang supermewah nan esklusif," kata Pimpinan Eksekutif Perth Minth, Richard Hayes.

"Koin itu menceritakan dongeng-dongeng penuh inspirasi tentang pertambangan sumber daya yang berharga di Australia ini," imbuhnya.

Koin yang disebut "Discovery" ini meniru model "Holey Dollar," yaitu salah satu koin pertama di Australia.

Pada 2013 silam, seorang kolektor pernah membayar 495.000 dolar Australia sekitar Rp 7,4 miliar untuk salah satu koin "Holey Dollar."

Sementara, daya tarik utama dari koin "Discovery" terletak pada empat berlian merah muda dari tambang Argyle yang terkenal di wilayah Kimberley barat yang terpencil di Australia, termasuk juga potongan zamrud sebesar 1,02 karat.

"Seluruh produksi berlian merah muda tahun ini bisa dihitung dengan jari tangan Anda," ujar Hayes.

Baca juga: Koin Emas Berumur 1.900 Tahun Ditemukan di Galilea

Menteri Pertambangan Australia Barat Bill Johnston mengatakan produk tersebut merupakan penghargaan bagi keahlian para pengrajin logam di Australia Barat.

"Ini adalah bukti kualitas pengerjaan yang dapat dilakukan oleh Perth Mint bahwa kami dapat memproduksi koin ini," katanya.

"Warga Australia Barat mungkin tidak menyadari aktivitas ekstensif di sini di Perth Mint. Ini adalah tujuan wisata yang penting tetapi juga merupakan industri ekspor utama," ujarnya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
Wabah Virus Corona, Turki dan Pakistan Tutup Pintu Perbatasan dengan Iran

Wabah Virus Corona, Turki dan Pakistan Tutup Pintu Perbatasan dengan Iran

Internasional
Presiden Xi Jinping: Virus Corona adalah Darurat Kesehatan Terbesar China

Presiden Xi Jinping: Virus Corona adalah Darurat Kesehatan Terbesar China

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X