Buru Pencuri Koin Emas di Museum Berlin, Polisi Sebar Foto Tangga

Kompas.com - 01/04/2017, 16:45 WIB
Koin emas Big Maple Leaf yang dicuri dari Meseum Bode, Berlin. Marcel Mettelsiefen/dpa via APKoin emas Big Maple Leaf yang dicuri dari Meseum Bode, Berlin.
EditorGlori K. Wadrianto

BERLIN, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Kota Berlin, Jerman, menyebarkan gambar-gambar alat yang digunakan pencuri untuk menggondon 100 kilogram koin emas dari museum kota. 

Upaya itu, seperti diberitakan Associated Press, dilakukan dalam rangka memburu pelaku pencurian tersebut.

Pejabat kepolisian mengatakan, setidaknya ada dua perampok yang masuk ke Museum Bode, pada Senin pagi.

Mereka menggunakan sebuah tangga dengan lintasan rel, untuk memanjat ke sebuah jendela.


Mereka lalu mengambil koin "Big Maple Leaf", yang diyakini bernilai 4,5 juta dollar AS. Barang tersebut mereka angkut menggunakan sebuah kereta sorong.

Baca: Koin Emas Bernilai Rp 58 Miliar, Dicuri dari Sebuah Museum di Berlin

Kepolisian Berlin mengunggah gambar-gambar itu pada Jumat kemarin.

Dalam gambar itu terlihat tangga, gagang kapak, kereta sorong, dan sejumlah benda lain yang ditinggal para pencuri.

Polisi mengharapkan ada warga yang bisa memberikan informasi tentang orang-orang yang memiliki atau membeli barang tersebut, sebelum dipakai mencuri.

Polisi juga meyakini, koin setebal tiga centimeter itu rusak akibat pencurian ini.  

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X