Bulan Depan, Rusia Gelar Latihan Perang Bersama China dan Mongolia

Kompas.com - 21/08/2018, 16:57 WIB
Ratusan tank juga dilibatkan dalam latihan perang Zapad 2017 di Belarus yang digelar pada September tahun lalu. Sergei GAPON / AFP Ratusan tank juga dilibatkan dalam latihan perang Zapad 2017 di Belarus yang digelar pada September tahun lalu.
|

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia akan menggelar latihan militer terbesar sejak runtuhnya Uni Soviet bulan depan. Demikian disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia, Senin (20/8/2018).

Ribuan tentara dari China dan Mongolia diharapkan ikut serta dalam latihan di Siberia dengan nama sandi Vostok 2018 ini.

" Latihan perang ini akan amat besar dalam hal lokasi dan jumlah pasukan yang terlibat," kata panglima angkatan bersenjata Rusia, Jenderal Sergi Shoigu.

Baca juga: Ikut Latihan Perang di Rusia, China Kirim Jet hingga Pembom Strategis

Shoigu menegaskan, latihan ini akan lebih besar dari latihan Zapad-81 yang melibatkan 150.000 personel di masa Uni Soviet.

Latihan kali ini juga akan lebih besar dari latihan perang Vostok 2014.

Latihan ini nantinya akan melibatkan 155.000 personel, 8.000 unit peralatan, 600-an pesawat tempur, dan 80 kapal perang.

Sementara itu, kontribusi China dalam latihan ini adlah sebanyak 3.200 personel, 900 persenjataan, serta 30 unit pesawat tempur dan helikopter.

Semua peralatan perang dan para tentara ini akan dikerahkan pada 11-15 September mendatang di kawasan latihan Tsugol tak jauh dari perbatasan Rusia, China, dan Mongolia bertemu.

"Latihan ini tidak ditujukan terhadap sebuah negara. Latihan ini hanya fokus mengasah kemampuan manuver, kekuatan serangan dan serangan balik," kata Kemenhan China.

Baca juga: Hentikan Latihan Perang dengan Korsel, AS Hemat Rp 201 Miliar

Jadwal latihan militer ini berbarengan dengn Forum Ekonomi Timur yang disponsori Rusia di kota Vladivostok.

Dalam forum yang digelar setahun sekali ini diharapkan Presiden Xi Jinping hadir dan melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X