Kompas.com - 21/08/2018, 15:24 WIB

KOMPAS.com -  Salah satu babak paling menentukan dalam Perang Dunia II adalah invasi Jerman ke Uni Soviet

Adolf Hitler menggelar operasi Barbarossa yang diharapkannya mampu menguasai Negeri Beruang Merah dengan cepat.

Namun, perhitungan Hitler salah besar. Bentang alam yang tak ramah ditambah kegigihan Tentara Merah mengakibatkan Nazi tak bisa menancapkan kukunya.

Baca juga: Dua Misil Buatan Uni Soviet di Era Perang Dingin Dilelang

Selain kegigihan tentara dan ganasnya alam, Uni Soviet memiliki sejumlah senjata pamungkas yang amat ditakuti pasukan Nazi.

Berikut ini adalah tiga senjata yang digunakan Uni Soviet  untuk menghalau serangan Nazi :

1. Katyusha – Peluncur Roket Legendaris Uni Soviet

Ada beberapa teori mengapa peluncur roket BM-13 diberi nama ‘Katyusha’, yang merupakan nama perempuan Rusia.

Salah satu teori mengatakan, suara yang dihasilkan senjata ini ketika meluncurkan roket sama dengan nada lagu berjudul sama.

Bagi Jerman, suara proyektil yang melesat dari mulut Katyusa di siang bolong amat menakutkan karena saat menghantam sasaran peluru Katyusa menyebarkan serpihan logam ke berbagai arah.

Baca juga: Kisah Perang: Saat Uni Soviet Mencuri Jet Tempur AS di Perang Korea

Senjata ini sangat efektif untuk menghadapi tentara infanteri, tapi tidak untuk menghancurkan tank dan kendaraan lapis baja.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.