Selain Pelaku Tewas, Ini Fakta soal Pencurian Pesawat dari Bandara Seattle

Kompas.com - 11/08/2018, 16:48 WIB
Seorang kru maskapai mencuri pesawat dengan kapasitas 76 orang dari Bandara Seattle-Tacoma, Amerika Serikat, pada Jumat (10/8/2018) malam. Pesawat dilaporkan jatuh sejauh 50 km dari bandara. (Twitter) Seorang kru maskapai mencuri pesawat dengan kapasitas 76 orang dari Bandara Seattle-Tacoma, Amerika Serikat, pada Jumat (10/8/2018) malam. Pesawat dilaporkan jatuh sejauh 50 km dari bandara. (Twitter)

SEATTLE, KOMPAS.com - Seorang karyawan maskapai mencuri pesawat tanpa penumpang dari Bandara Internasional Seattle-Tacoma, Amerika Serikat, Jumat (10/8/2018), menerbangkannya dan kemudian jatuh.

Pesawat turboprop Bombardier Dash 8 Q400 itu merupakan milik Horizon Air, anak perusahaan dari Alaska Airlines.

Pesawat dicuri ketika dalam perawatan dan tidak dijadwalkan untuk terbang mengangkut penumpang. Bandara juga dilaporkan sempat tutup sebentar.

Baca juga: Sebelum Jatuh, Pesawat Curian di AS Sempat Dikejar Dua Jet F-15

Berikut sejumlah fakta mengenai aksi pencurian tersebut, termasuk beberapa yang baru dikonfirmasi oleh pihak berwenang, seperti diwartakan CNN:

Pesawat terbang selama 1,5 jam

The Seattle Times mewartakan, pelaku sempat menerbangkan pesawat sekitar 90 menit, diikuti oleh jet F-15 milik militer yang berupaya mengejarnya. Pesawat jatuh di daerah hujan yang berjarak sekitar 65 km dari bandara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pesawat dengan kapasitas 76 penumpang itu lepas landas tanpa izin sekitar pukul 20.00 waktu setempat.

Pelaku tewas

Kepala polisi Pierce Countuy, Paul Pastor, mengatakan pria berusia 29 tahun yang tidak disebutkan identitasnya itu dinyatakan meninggal dunia, setelah insiden pesawat jatuh.

Petugas darat

Awalnya, pelaku diidentifikasi sebagai ahli mesin dari perusahaan maskapai. Selanjutnya, pihak berwenang menyebut dia merupakan petugas darat.

Dia bertugas mengarahkan pesawat untuk lepas landas, mencapai gerbang, dan membersihkan lapisan es pada pesawat.

Bukan aksi terorisme

Insiden pencurian pesawat tidak dianggap sebagai aksi terorisme. Kurangnya keterampilan terbang oleh pelaku menyebabkan pesawat jatuh di Pulau Ketron.

Pihak berwenang menyatakan jet F-15 tidak terlibat dalam menyebabkan kecelakaan pesawat tersebut. 

Rekaman audio di kokpit

Pada pembicaraan dengan pengendali lalu lintas udara yang terekam, petugas mencoba memandu pelaku untuk mendaratkan pesawat.

"Selamat, Anda berhasil melakukannya. Sekarang mari kita coba mendaratkan pesawat dengan aman dan tidak melukai siapa pun yang berada di daratan," kata petugas lalu lintas udara.

"Awwww, benar... sial... Saya tidak tahu. Saya tidak tahu. Saya tidak mau. Saya sedikit berharap itu akan terjadi. Kau tahu itu, kan?" ucap pelaku.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.