Sebelum Jatuh, Pesawat Curian di AS Sempat Dikejar Dua Jet F-15 - Kompas.com

Sebelum Jatuh, Pesawat Curian di AS Sempat Dikejar Dua Jet F-15

Kompas.com - 11/08/2018, 14:38 WIB
Jet F-15 terbang ketika mencoba untuk mencegat pesawat Bombardier Dash 8 Q400 milik Horizon Air yang dicuri dari Bandara Internasional Seattle-Tacoma, Amerika Serikat, Jumat (10/8/2018). (Sky News) Jet F-15 terbang ketika mencoba untuk mencegat pesawat Bombardier Dash 8 Q400 milik Horizon Air yang dicuri dari Bandara Internasional Seattle-Tacoma, Amerika Serikat, Jumat (10/8/2018). (Sky News)

SEATTLE, KOMPAS.com - Sebuah pesawat yang dicuri dari bandara oleh karyawan maskapai di Amerika Serikat terbang tanpa izin dan terjatuh pada Jumat (10/8/2018). Tidak ada penumpang di pesawat berkapasitas 76 kursi tersebut.

Saksi mata melihat pesawat tersebut dikejar oleh jet militer F-15 di dekat Bandara Internasional Seattle-Tacoma, sebelum terjatuh di sekitar Pulau Ketron.

Pasukan Penjaga Pantai telah mengirim kapal ke lokasi kecelakaan, usai munculnya laporan mengenai kepulan asap besar di udara.

Baca juga: Pesawat yang Dicuri Karyawan Maskapai dari Bandara Seattle Terjatuh

AFP mengabarkan, pihak berwenang menyatakan jet F-15 tidak terlibat dalam menyebabkan kecelakaan pesawat tersebut. Sementara, pihak berwenang mengesampingkan indikasi aksi terorisme dalam insiden itu.

"Ini bukan aksi terorisme. Info telah terkonfirmasi. Ini aksi bunuh diri seorang pria. Kami tahu siapa dia, dan tidak ada orang lain yang terlibat," demikian pernyataan dari Kantor Sheriff Pierce County.

Diwartakan Sky News, F-15 melesat hanya dalam beberapa menit setelah insiden pencurian pesawat.

Pelaku diidentifikasi sebagai seorang pria berusia 29 tahun, dan tercatat sebagai penduduk Pierce County. Dia merupakan ahli mesin di perusahaan maskapai.

Pesawat turboprop Bombardier Dash 8 Q400 itu merupakan milik Horizon Air, anak perusahaan dari Alaska Airlines.

Manajemen induk perusahaan menyebut, pesawat lepas landas dari bandara Seattle-Tacoma sekitar pukul 20.00 waktu setempat.

Mengutip Seattle Times dari BBC, Air Traffic Controll (ATC) mencoba mendorong pria itu agar mendaratkan pesawat. Namun dalam rekaman suara, dia terdengar riang dan sembrono.

Pria tersebut terekam berbicara mengenai banyaknya orang yang tidak peduli dengannya, dan dia hanyalah seorang pria yang hancur.

Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan pesawat terbang di langit secara tidak menentu.

Seorang saksi mata bernama Leah Morse melihat langsung pesawat itu terbang di atas rumahnya, diikuti dengan jet.

"Saya berada di luar sedang menyiram dan kemudian mendengar suara jet, dan pesawat. Seseorang bilang agar saya mengambil ponsel dan merekamnya," ucapnya.


Close Ads X