Enola Gay dan Bock's Car, Pesawat yang Jatuhkan Bom di Hiroshima dan Nagasaki - Kompas.com

Enola Gay dan Bock's Car, Pesawat yang Jatuhkan Bom di Hiroshima dan Nagasaki

Kompas.com - 09/08/2018, 15:35 WIB
Awak pesawat B-29 Enola Gay dengan pilot Letkol Paul W Tibbets (tengah), berpose sebelum melakukan misi menjatuhkan bom atom Little Boy di Hiroshima, Jepang, pada 6 Agustus 1945. U.S. Army Air Force Awak pesawat B-29 Enola Gay dengan pilot Letkol Paul W Tibbets (tengah), berpose sebelum melakukan misi menjatuhkan bom atom Little Boy di Hiroshima, Jepang, pada 6 Agustus 1945.

KOMPAS.com - Peristiwa pengeboman Kota Hisroshima dan Nagasaki oleh Sekutu menjadi peristiwa yang selalu diingat sepanjang masa.

Dua bom pemusnah massal ini hasil dari proyek Manhattan.

Bom nuklir Little Boy dibawa dari Tennese menggunakan kapal USS, Indianapolis. Setelah persiapan selesai, bom tersebut dimasukkan ke pesawat Enola Gay dan dijatuhkan pada 6 Agustus 1945 di Hiroshima.


Sementara itu, bom kedua adalah Fat Man yang diangkut menggunakan pesawat pengebom B-29 "Bock's Car". Pesawat ini lepas landas dari Pangkalan AS di Pulau Tinan, Pasifik dan melakukan operasi kilat pagi hari. Fat Man dijatuhkan di Kota Nagasaki pada 9 Agustus 1945.

Ini cerita tentang dua pesawat tersebut...

Enola Gay

Enola Gay merupakan pesawat yang digunakan Sekutu untuk membawa bom Little Boy ke Hiroshima.

Harian Kompas, 5 Agustus 1955, memberitakan, pesawat berjenis B-29 Superfortress ini memainkan peran penting dalam pengeboman di Jepang menjelang berakhirnya Perang Pasifik.

B-29 Enola Gay yang dipiloti Letkol Paul Tibbets menjatuhkan bom atom pertama di Hiroshima.

Tibbets, perwira Korps Udara itu, kala itu berusia 30 tahun. Ia memilih sendiri pesawat yang akan diterbangkan pada misinya.

Boeing B-29 Superfortress dalam Perang Dunia II memiliki teknologi canggih.

Ditinjau dari jenisnya, B-29 adalah pengebom berat jarak jauh yang bisa menjangkau sebagian besar wilayah Samudera Pasifik yang luas.

Pesawat dengan empat mesin 18-silinder bertenaga 8.800 tenaga kuda ini mampu membawa muatan bom seberat 20.000 pon dan bahan bakar untuk terbang lebih dari 3.500 mil.

Sebelum pesawat prototipe terbang pada September 1942, pesawat ini sudah dipesan sebanyak 1.600. Pabrik-pabriknya tersebar di Wichita, Kansas, Renton, Washington, dan di Nebraska.

Setelah menjalankan misi, Enola Gay "dipensiunkan" pada musim panas tahun berikutnya, dan ditempatkan di gudang Pangkalan AU Davis-Monthan di dekat Tucson, Arizona.

Tiga tahun kemudian, Kol. Tibbets kembali menerbangkan pesawat ini ke Park Ridge-yang kini menjadi bandara internasional O'Hare di Chicago, Illinois.

Selanjutnya, diserahkan ke Smithsonian Institution.

Pada 1953, personel Smithsonian menerbangkan pesawat ini ke Pangkalan AU Andrews di luar Washington, DC.

Dengan panjang hampir 100 kaki atau sekitar 30 meter, pesawat ini diletakkan di sudut yang jauh dan terlupakan.

Dalam perjalanannya, pesawat B-29 ini mengalami korosi. Pada 1960, para teknisi mempreteli pesawat dan memindahkannya ke fasilitas restorasi museum di Silver Hill, Maryland.

Bock's car

Sementara itu, Bock's car merupakan pesawat pengebom Pasukan Udara Angkatan Darat Amerika Serikat.

Pesawat ini berjenis B-29 Superfortes dengan berat pengintai (reconnaissance aircraft) sayap rendah (low wing) dengan 4 mesin yang digunakan oleh United States Army Air Forces dalam Perang Dunia II.

Pesawat jenis ini digunakan dalam 13 misi pelatihan dan praktik dari Tinian dan tiga misi lainnya untuk menjatuhkan bom labu di Jepang.

Pada 9 Agustus 1945, Mayor Charles W. Sweeney menjadi pilot pesawat ini dan menjatuhkan bom nuklir Fat Man di Nagasaki.

Setelah perang, Bock's Car kembali ke Amerika pada 1945. Pada 1961, pesawat ini diterbangkan ke Museum Angkatan Udara di Dayton, Ohio.

Pesawat ini menjadi koleksi di Museum Nasional Angkatan Udara Amerika Serikat dan ditempatkan bersebelahan dengan replika bom nuklir Fat Man.


Terkini Lainnya

Kronologi Penangkapan Bupati Cianjur, Dimulai Sejak Rabu Dini Hari

Kronologi Penangkapan Bupati Cianjur, Dimulai Sejak Rabu Dini Hari

Nasional
Orangtua Tak Izinkan Autopsi Jenazah, Polisi Kesulitan Cari Penyebab Kematian Eril Dardak

Orangtua Tak Izinkan Autopsi Jenazah, Polisi Kesulitan Cari Penyebab Kematian Eril Dardak

Regional
Rumah Orangtua Juru Parkir di Ciracas Dirusak Orang Tak Dikenal

Rumah Orangtua Juru Parkir di Ciracas Dirusak Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Adik Bupati Trenggalek Ditemukan Meninggal dengan Wajah Tertutup Plastik, Ini Penjelasan Polisi

Adik Bupati Trenggalek Ditemukan Meninggal dengan Wajah Tertutup Plastik, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Korupsi Dana Pendidikan Diduga Sudah Sejak Bupati Cianjur Periode Sebelumnya

Korupsi Dana Pendidikan Diduga Sudah Sejak Bupati Cianjur Periode Sebelumnya

Nasional
KPK Minta Kakak Ipar Bupati Cianjur Segera Menyerahkan Diri

KPK Minta Kakak Ipar Bupati Cianjur Segera Menyerahkan Diri

Nasional
Suap untuk Bupati Cianjur Diberi Kode 'Cempaka'

Suap untuk Bupati Cianjur Diberi Kode "Cempaka"

Nasional
Ditangkap KPK, Bupati Cianjur Mundur dari Ketua DPW GP Nasdem Jabar

Ditangkap KPK, Bupati Cianjur Mundur dari Ketua DPW GP Nasdem Jabar

Nasional
Kaesang Pangarep Ajak Mahasiswa Berwirausaha: Tidak Harus Dunia Digital, 'Offline' Enggak Masalah

Kaesang Pangarep Ajak Mahasiswa Berwirausaha: Tidak Harus Dunia Digital, "Offline" Enggak Masalah

Regional
Bupati dan Kadis Cianjur Korupsi Dana Pendidikan 140 SMP

Bupati dan Kadis Cianjur Korupsi Dana Pendidikan 140 SMP

Nasional
Adik Bupati Trenggalek Meninggal di Kamar Indekos, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Adik Bupati Trenggalek Meninggal di Kamar Indekos, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Regional
McDonald's Bakal Kurangi Penggunaan Antibiotik pada Daging Sapi

McDonald's Bakal Kurangi Penggunaan Antibiotik pada Daging Sapi

Internasional
KPK Tetapkan Bupati Cianjur dan Kadis Pendidikan sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Cianjur dan Kadis Pendidikan sebagai Tersangka

Nasional
Cemburu, Pria Ini Bunuh Pacar Mantan Kekasihnya

Cemburu, Pria Ini Bunuh Pacar Mantan Kekasihnya

Regional
4.116 Lulusan Binus Siap Membangun Indonesia

4.116 Lulusan Binus Siap Membangun Indonesia

Edukasi

Close Ads X