Kisah 3 Pilot Rusia yang Tembak Jatuh Pesawat di Perang Dunia II

Kompas.com - 08/08/2018, 15:35 WIB
Ivan Kozhedub Dok. historynet.comIvan Kozhedub

Sebagai penembak yang akurat, ia lebih memilih menarget pesawat musuh dari jarak 200-300 meter.

Pesawat yang pernah menjadi "korban" Kozhedub di antaranya, bomber tukik Ju-87, bomber He-111, pesawat tempur Fw-190, dan Bf-109, dan bahkan pesawat tempur bertenaga jet pertama di dunia, Me-262.

Catatan gemilang karier Kozhedub adalah, di bawah kepemimpinannya Divisi Aviasi Tempur ke-324 Rusia meraih 239 kemenangan dalam Perang Korea (1950-1953).

2. Alexander Pokryshkin

Ia memulai karier militernya sebagai montir pesawat terbang. Pokryshkin tercatat pernah 39 kali gagal masuk ke sekolah penerbangan, tetapi upaya terakhirnya membuahkan hasil.

Selama perang Patriotik Raya, Pokryshkin melihat perang udara tidak hanya sebagai keterampilan untuk dipelajari, tetapi juga sains. Dengan teliti ia mempelajari pertempuran yang melibatkan skuadronnya.

Pokryshkin termasuk di antara sedikit orang yang mengerti betapa kunonya taktik Angkatan Udara Soviet selama perang, dan berkontribusi banyak untuk memperbaikinya.

Alexander Pokryshkin bukan tipikal "pemain aman". Dia selalu mencoba menyerang pesawat utama dalam formasi musuh karena itu adalah yang paling sulit.

3. Nikolay Gulayev

Meski nomor tiga di peringkat pilot paling mematikan Soviet selama Perang Dunia II, Nikolay Gulayev mungkin memegang rekor tak terkalahkan sebagai pilot paling konsisten.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Sumber RBTH
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X