Kompas.com - 16/07/2018, 18:18 WIB
|

MANCHESTER, KOMPAS.com - Klub sepak bola Liga Primer Inggris Manchester United, Senin (16/7/2018), mengundang 12 anak anggota tim sepak bola Wild Boar dan pelatihnya berkunjung ke stadion Old Trafford.

Ke-12 anak dan pelatihnya ini adalah tim sepak bola yang terjebak selama sembilan hari di dalam sebuah goa di Thailand.

Sebelumnya, anak-anak ini juga diundang Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menyaksikan babak final Piala Dunia di Moskwa pada Minggu (15/7/2018).

Baca juga: Tiga Penyintas Goa Dapat Status Warga Negara Thailand dalam 6 Bulan

Namun, karena masih berada dalam masa pemulihan di rumah sakit di Thailand, anak-anak dan pelatihnya ini batal berangkat ke Rusia.

Nah, jika mereka memutuskan menerima undangan Manchester United maka akan timbul masalah.

Pasalnya, sang pelatih Ekaphol Chantawong dan tiga orang anak anggota tim itu tak memiliki kewarganegaraan.

Alhasil, jangankan pergi ke luar negeri, untuk keluar dari provinsi Chiang Mai saja mereka membutuhkan izin khusus.

Keempat orang ini berasal dari etnis minoritas di Myanmar yang mengungsi mencari keselamatan ke Thailand beberapa tahun lalu.

Kondisi itulah yang membuat sang pelatih dan tiga anak asuhnya hingga saat ini tak berstatus warga negara Thailand.

Sementara sesuai undang-undang Thailand, meski tak berstatus warga negara mereka bisa mendapatkan pelayanan dasar dari negara seperti pendidikan atau kesehatan.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Asia Times
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.