Kompas.com - 13/07/2018, 14:45 WIB
|

BANGKOK, KOMPAS.com - Tiga dari 13 anggota tim sepak bola yang terjebak di dalam goa ternyata tidak memiliki kewarganegaraan.

Sehingga, pemerintah Thailand memutuskan untuk memberikan status warga negara untuk ketiganya dalam waktu enam bulan. Demikian dikabarkan harian The Nation, Jumat (13/7/2018).

Sebanyak 12 siswa sekolah dan pelatih mereka kini dirawat di rumah sakit setelah diselamatkan dari dalam goa tempat mereka terjebak selama sembilan hari.

Baca juga: Pelatih dan Tiga Remaja yang Terjebak di Goa Tidak Punya Kewarganegaraan

Ternyata tiga di antara mereka yaitu Pornchai Kamluang, Adul Sam-on, dan pelatih Ekapol Chanthawong tak memiliki kewarganegaraan.

Demikian informasi yang didapat dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian urusan Anak-anak dan Pemuda Thailand.

Pemerintah berjanji memberikan bantuan selama proses verifikasi kewarganegaraan. Dan, mereka akan mendapatkan status warga negara Thailand jika tidak terjadi masalah dalam berbagai dokumen mereka.

Saat ini terdapat setidaknya 500.000 orang berstatus tak memiliki kewarganegaraan di Thailand.

Mereka ini biasanya berasal dari kawasan tempat perbatasan negara berubah atau di wilayah terpencil dengan akses informasi terkait prosedur cara mengurus status warga negara amat sulit diperoleh.

Menurut harian The Nation, butuh waktu hingga 10 tahun untuk mendapatkan status warga negara Thailand.

Penyebabnya adalah kelambanan dalam proses verifikasi ditambah minimnya staf di lembaga pemerintahan lokal yang menangani membludaknya permintaan verifikasi.

Dalam proses verifikasi ini, seseorang harus memberikan bukti bahwa mereka lahir dari orangtua yang salah satu atau keduanya adalah warga negara Thailand.

Baca juga: Tim Sepak Bola Remaja Thailand Dibius sebelum Dievakuasi Keluar dari Goa

Cara lain adalah mereka menunjukkan dokumen-dokumen misalnya ijazah atau mengajukan permohonan khusus kepada pemerintah Thailand.

Aktivis HAM Surapong Kongchantuk mengatakan, dengan tak memiliki status warga negara maka seseorang tak bisa mendapatkan akses terhadap hak-hak dasar seperti bepergian ke luar ngeri, mendapatkan pendidikan tinggi, atau pekerjaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.