Kompas.com - 13/07/2018, 18:52 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Iran melontarkan ancaman bakal memblokade kawasan vital perdagangan laut di Timur Tengah jika tak diizinkan mengekspor minyak.

Ancaman itu dilontarkan penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Ali Akbar Velayati, di Rusia.

Dilansir Russian Today Jumat (13/7/2018), Velayati berujar, Presiden Iran Hassan Rouhani sudah menegaskan sikapnya ketika berkunjung ke Eropa.

Baca juga: Jalankan Sanksi, AS Bertekad Pangkas Ekspor Minyak Iran hingga Nol

Rouhani mengancam bakal memblokade Selat Hormuz, jalur vital antara Teluk Persia dan Teluk Oman, jika dilarang menjual minyak.

"Tuan Rouhani sudah mengatakannya dengan jelas; semua negara Timur Tengah bisa menjual, atau tak ada sama sekali," tutur Velayati.

Kebanyakan minyak yang diekspor Arab Saudi, Iran, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak melalui Selat Hormuz sebelum sampai di Eropa maupun Amerika.

Qatar dan Saudi sebelumnya dikabarkan telah mencoba untuk mencari jalur lain. Namun, hingga saat ini mereka masih belum menemukannya.

Russian Today memberitakan, melintasi selat itu menjadi perjalanan yang paling berbahaya di masa lampau.

Pada 2010, sebuah kapal tanker berbendera Jepang "M Star" diserang oleh kelompok yang mengaku berafiliasi dengan Al Qaeda.

Mei 2015, kapal Iran menyerang memukul mundur kapal tanker Singapura karena diklaim telah merusak fasilitas minyak mereka.

Karena itu, Amerika Serikat (AS) menempatkan Armada Kelima di Bahrain untuk menjaga kawasan tersebut dari aksi penyerangan maupun perampokan.

Sebelumnya, AS memberikan peringatan kepada negara lain untuk tidak membeli minyak dari Iran. Perusahaan Perancis seperti Total langsung menarik diri.

Pejabat senior AS Brian Hook mengatakan, Washington telah menargetkan untuk memangkas ekspor minyak Iran hingga nol.

Baca juga: Menteri Perminyakan Iran Sebut Perintah Trump pada OPEC sebagai Hinaan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.