Kompas.com - 05/07/2018, 15:47 WIB

BAGHDAD, KOMPAS.com - Hudhayfah al-Badri, putra pemimpin kelompok ISIS Abu Bakr al-Baghdadi, tewas akibat sebuah serangan misil yang dilancarkan Rusia. Demikian disampaikan sumber intelijen Irak.

Dilansir dari AFP, sumber intelijen Falcon Irak mengatakan, pasukan Rusia telah menembakkan tiga buah misil ke sebuah goa di Homs, pada Senin (2/7/2018).

Goa tersebut diyakini menjadi tempat persembunyian 30 petinggi ISIS dan sejumlah pengawal al-Badri. Sumber menyebut setidaknya 11 orang tewas dalam serangan misil itu.

"Badri bukanlah anggota pasukan tempur. Dia adalah ikon yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain sebagai bentuk propaganda psikologis bagi anggota organisasi lainnya," kata sumber intelijen Irak, Rabu (4/7/2018).

Baca juga: Putra Pemimpin ISIS Terbunuh dalam Serangan di Suriah

Sebelumnya dikabarkan media propaganda ISIS, Amaq, bahwa al-Badri, putra dari al-Baghdadi, telah tewas dalam sebuah serangan saat dalam operasi melawan Nussayriyyah dan Rusia di pembangkir listrik tenaga panas bumi di Homs, Suriah.

Nussayriyyah merupakan istilah yang digunakan oleh ISIS untuk komunitas Alawit, pendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Pada 22 Juni, Badri sempat berhasil lolos dari serangan udara yang dilancarkan Irak. Namun dua pengawalnya, termasuk menantu Baghdadi, Saud Mohammed al-Kurdi alias Abu Abdallah tewas dalam serangan.

Sementara kabar pemimpin ISIS, al-Baghdadi, hingga kini masih belum ada kejelasan.

Meski dia telah beberapa kali dikabarkan tewas dalam sejumlah serangan, Baghdadi diyakini masih hidup di wilayah Suriah yang dekat dengan perbatasan Irak. Demikian menurut sumber intelijen Irak pada bulan Mei lalu.

Baghdadi bahkan sempat dijuluki sebagai orang paling dicari di bumi dengan AS telah menawarkan uang hadiah 25 juta dolar untuk informasi yang dapat mengarahkan pada penangkapannya.

Baca juga: Irak Serukan Pemulangan Anak-anak dari Anggota Asing ISIS yang Ditahan

Baghdadi mendeklarasikan kekhalifahan ISIS di Suriah dan Irak pada 2014, sempat menguasai sepertiga wilayah Irak. Namun Pemerintah Irak mengumumkan kemenangan atas ISIS pada bulan Desember tahun lalu.

Operasi militer masih terus dilakukan secara rutin dengan menargetkan sebagian besar wilayah gurun di celah-celah sepanjang perbatasan Suriah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.