Kompas.com - 29/06/2018, 15:31 WIB

Dia memiliki lima anak, dan yang termuda adalah Pangeran Philip, yang lahir pada 1921.

Pada usia 45 tahun, dia dirawat di fasilitas medis jangka panjang di Swiss karena menderita skizofrenia.

Baca juga: Pakai Quote Jenderal Nazi Jerman, Universitas di Inggris Minta Maaf

Putri Alice dan Pangeran Andrew memang tidak bercerai, namun dia meningggalkan istrinya. Selama Putri Alice tidak pernah muncul ke publik, Philip hidup sebatang kara dan tidak memiliki rumah.

"Philip menghabiskan waktu liburan sekolah asrama dengan saudaranya, termasuk pamannya Lord Louis Mountabatten," tulis Daily Mail.

Putri Alice hidup sendirian ketika dia terjebak di Yunani yang diduduki oleh Nazi pada 1941.

Pangeran William mengunjungi makam nenek buyutnya, Putri Alice, di Gereja St Marry Magdelen, di Yerusalem Timur, Kamis (28/6/2018). (AFP/POOL/Sebastian Scheiner) Pangeran William mengunjungi makam nenek buyutnya, Putri Alice, di Gereja St Marry Magdelen, di Yerusalem Timur, Kamis (28/6/2018). (AFP/POOL/Sebastian Scheiner)
Saudaranya, Lord Maountabatten mengiriminya makanan agar dia dapat hidup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Putri Alice membagikan makanan itu kepada mereka yang lebih membutuhkan.

Dari momen itulah, dia berani menyembunyikan keluarga Yahudi di rumahnya.

Tinggal di Inggris

Setelah Raja Konstantinus II dari Yunani digulingkan dan milter berkuasa pada 1967, Pangeran Philip membawa ibunya ke Istana Buckingham. Dia wafat dua tahun kemudian.

Baca juga: 8 Aturan Ketat bagi Anak-anak di Keluarga Kerajaan Inggris

Jasadnya tetap dimakamkan di Istana Windsor, sampai akhirnya sang putra mewujudkan impiannya untuk dikebumikan di Yerusalem.

Atas aksi beraninya menolong keluarga Yahudi, Putri Alice mendapat julukan "Pahlawan Holocaust" oleh pemerintah Inggris.

"Philip tersayang, jadilah berani, dan ingat, ibu tidak akan pernah meninggalkanmu, dan kau akan selalu menemukan ibu ketika kau membutuhkan ibu," begitu tulisan terakhir Putri Alice sebelum meninggalkan sang putra untuk selamanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.