Presiden Zimbabwe Optimis Pemilu akan Tetap Berlangsung Damai

Kompas.com - 27/06/2018, 22:24 WIB
Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa, menghadiri Forum CEO Afrika pada 27 Maret 2018 di Abidjan. (AFP/Sia Kambou) Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa, menghadiri Forum CEO Afrika pada 27 Maret 2018 di Abidjan. (AFP/Sia Kambou)

HARARE, KOMPAS.com - Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa berjanji agenda pemilihan presiden yang akan digelar bulan depan bakal berlangsung damai, meski belum lama ini terjadi teror ledakan yang nyaris membahayakan dirinya.

Teror ledakan bom terjadi saat partai berkuasa, Zanu-PF menggelar kampanye di kota Bulawayo dan dihadiri Presiden Mnangagwa, Sabtu (23/6/2018) pekan lalu.

Ledakan terjadi sesaat setelah presiden turun dari panggung kampanye yang dilangsungkan di stadion White City dan melukai sedikitnya 49 orang. Dua orang dilaporkan kemudian meninggal dunia akibat luka yang dialaminya.

Baca juga: Presiden Zimbabwe Tuduh Kelompok Istri Mugabe Dalang Insiden Bom

Presiden Mnangagwa meyakini dirinya telah menjadi target teror ledakan. Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas teror tersebut.

"Para pelaku teror itu tidak boleh dibiarkan berhasil, apalagi sampai menghentikan jalannya demokrasi, pemulihan ekonomi dan progres nasional yang layak dirasakan rakyat," kata Mnangagwa dalam pernyataannya.

Mnangagwa mengatakan, pemerintah telah mengambil langkah-langkah pengamanan yang menyeluruh menjelang pemilihan, yang dijadwalkan pada 30 Juli mendatang.

Sebanyak 23 kandidat akan bersaing memperebutkan kursi kepresidenan, termasuk Mnangagwa. Jumlah calon tersebut menjadi yang terbesar dalam sejarak Zimbabwe.

Upaya menjaga pemilu damai turut dilakukan calon presiden lainnya, dengan 17 kandidat presiden menandatangani kesepakatan damai menjelang pemungutan suara, termasuk kubu Mnangagwa dan pemimpin oposisi dari Partai Perubahan Demokratik, Nelson Chamisa, meski hanya mengirim perwakilan.

Pemilihan presiden Zimbabwe kali ini merupakan yang pertama sejak dilengserkannya Robert Mugabe yang telah berkuasa selama 37 tahun.

Baca juga: 23 Orang Daftar Jadi Capres Zimbabwe, Termasuk Mnangagwa

" Pemilu yang damai merupakan kunci utama menuju perdamaian dan pembangunan jangka panjang di negara ini," kata Selo Nare, ketua komisi perdamaian dan rekonsiliasi nasional.

Uni Eropa juga akan mengutus para peninjau pemilu ke Zimbabwe untuk turut mengawasi jalannya pemilihan umum yang bersejarah di negara tersebut.

"Saat ini kami telah memiliki perangkat yang kuat untuk memantau jalannya pemilihan," kata Duta Besar UE, Phillipe van Damme.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Internasional
Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Internasional
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X