Presiden Zimbabwe Tuduh Kelompok Istri Mugabe Dalang Insiden Bom

Kompas.com - 27/06/2018, 16:28 WIB
Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa saat menghadiri kampanye partai Zanu PF di stadion kota Bulawayo, Sabtu (23/6/2018). AFP / ZINYANGE AUNTONYPresiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa saat menghadiri kampanye partai Zanu PF di stadion kota Bulawayo, Sabtu (23/6/2018).

HARARE, KOMPAS.com - Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa menuduh organisasi istri mantan Presiden Robert Mugabe otak di balik peristiwa peledakan yang terjadi pekan lalu.

BBC memberitakan Rabu (27/6/2018), Mnangagwa mengatakan dia mencurigai keterlibatan G40 dalam insiden yang menewaskan dua orang pada Sabtu (23/6/2018) itu.

G40 atau Generation 40 merupakan organisasi yang mendukung Grace Mugabe untuk menjadi penerus suaminya memimpin Zimbabwe.

Baca juga: Kampanye Presiden Zimbabwe Diteror Ledakan Bom, 41 Orang Terluka

Grace dan Mnangagwa terlibat persaingan sengit pada 2017 lalu untuk memperebutkan jabatan sebagai orang nomor satu.

Mnangagwa sempat melarikan diri ke Afrika Selatan setelah menuduh Grace berusaha membunuhnya lewat racun yang dimasukkan ke dalam es krim.

Keinginan Grace menjadi presiden kemudian membuat militer melakukan kudeta yang berujung kepada lengsernya Mugabe 21 November 2017.

Dia berharap polisi segera mengusut tuntas, dan menangkap sosok yang bertanggung atas ledakan yang terjadi Bulawayo itu.

"Saya tidak yakin jika aksi ini dilakukan hanya satu orang. Saya percaya ledakan itu merupakan sebuah aksi politik," tegas Mnangagwa.

Selain Mnangagwa, Asosiasi Veteran Perang (ZNLWVA) juga mencurigai serangan tersebut dilakukan oleh faksi G40.

"Para veteran perang meminta pelaku segera diadili. Mesin politik jahat G40 harus lenyap di Zimbabwe yang baru," ujar juru bicara Douglas Mahiya.

Sebelumnya, selain dua korban tewas, terdapat 41 orang terluka saat bom meledak ketika Mnangagwa melakukan kampanye.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
Meski Masih Hidup, Wanita Ini Dinyatakan Sudah Meninggal

Meski Masih Hidup, Wanita Ini Dinyatakan Sudah Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X