Putin Undang Kim Jong Un Hadiri Forum Ekonomi di Rusia

Kompas.com - 14/06/2018, 23:13 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan).Sky News Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan).

MOSKWA, KOMPAS.com - Vladimir Putin mengajak Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un untuk berkunjung ke Rusia.

Putin juga menyampaikan apresiasinya atas pertemuan Kim dengan Presiden AS Donald Trump di Singapura, pada Selasa (12/6/2018) lalu.

Undangan dan apresiasi tersebut disampaikan Putin kepada pejabat senior Korea Utara, Kim Yong Nam, yang berkunjung ke Rusia, Kamis (14/6/2018).

Kepada pemimpin seremonial Korea Utara itu, Putin memuji pertemuan bersejarah Kim Jong Un dengan Donald Trump sebagai sebuah langkah maju menuju penyelesaian penuh.


"Tanpa diragukan itu merupakan langkah pertama menuju penyelesaian total. Berkat pertemuan tersebut, kemungkinan skenario terburuk telah disingkirkan," kata Putin dilansir AFP.

Baca juga: PM Jepang Berencana Bertemu Kim Jong Un di Pyongyang

"Dan sudah tentu hal itu telah menciptakan sebuah kondisi untuk perherakan jauh ke depan dan mengurangi ketegangan di kawasan Semenanjung Korea," tambahnya.

Terkait undangan kepada Kim Jong Un, Putin mengatakan, dirinya akan sangat senang menyambut pemimpin tertinggi Korea Utara itu ke Rusia.

Putin menyarankan pertemuan dalam sebuah forum ekonomi di kota pelabuhan timur, Vladivostok pada bulan September mendatang.

Kim Jong Un belum pernah sekalipun menjejakkan kakinya ke Rusia. Berbeda dengan sang ayah, Kim Jong Il, yang pernah menggunakan kereta api lapis bajanya, menemui Presiden Rusia Dmitry Medvedev pada 2011.

Di jajaran pejabat tinggi Rusia, baru Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov yang pernah bertemu Kim Jong Un saat berkunjung ke Pyongyang pada akhir Mei lalu.

Selama menjabat sebagai Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un jarang melakukan perjalanan ke luar negeri.

Sejauh ini Kim baru pernah bertemu dengan Presiden China Xi Jinping, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Presiden AS Donald Trump.

Baca juga: Media Korea Utara Rayakan Pertemuan Trump dan Kim Jong Un

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X