Kompas.com - 08/06/2018, 14:24 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

BEIJING, KOMPAS.com - Kedutaan Besar Amerika Serikat di China pada Jumat (8/6/2018) mengimbau warganya agar waspada terhadap serangan penyakit misterius.

Peringatan tersebut merupakan yang kedua dalam dua pekan terakhir, setelah makin banyak diplomat AS yang terkena penyakit misterius.

Pesan dalam peringatan itu meminta staf dan anggota keluarga diplomat untuk periksa ketika mengalami gangguan kesehatan tak biasa, seperti mendengar suara-suara aneh.

"Gejala yang harus diperhatikan termasuk pusing, sakit kepala, tinnitus atau telinga berdenging, kelelahan, masalah kognitif, masalah penglihatan, gangguan pendengaran, dan kesulitan tidur," demikian pernyataan dari kedubes AS.

Baca juga: Khawatir Terkena Penyakit Misterius, Diplomat AS Ditarik dari China

Pesan tersebut juga meminta agar warga AS tidak berusaha menemukan sumber suara aneh yang terdengar. Bagi siapa pun yang mendengarnya, diminta pindah ke tempat lain.

Tim medis dari AS juga telah dikirim ke kota Guangzhou, sejak seorang staf diplomat yang kemudian didiagnosis mengalami trauma otak pada bulan lalu.

Munculnya penyakit misterius itu muncul ketika hubungan AS dan China terkunci oleh negosiasi untuk mencegah perang dagang, serta ketegangan atas klaim pemerintah China terhadap Laut China Selatan.

Kementerian Luar Negeri AS mengevakuasi diplomat yang pada Rabu lalu. Namun, mereka tidak menuduh negara atau organisasi tertentu yang berada di balik insiden tersebut.

Kemenlu China pada Kamis (7/6/2018) menyatakan, penyelidikan terhadap kasus pertama belum memberi petunjuk apa pun.

"Pada insiden terbaru, pihak AS belum melakukan komunikasi formal dengan pihak China tentang hal itu," kata juru bicara kementerian luar negeri Hua Chunying.

Baca juga: Terserang Penyakit Misterius, Diplomat Kanada di Kuba Dipulangkan

Sebelumnya, 24 orang terdiri dari 24 diplomat dan anggota keluarganya di Havana, Kuba, juga mengalami gejala penyakit misterius.

Pemerintah AS menyatakan, pemerintahan Kuba di masa lalu harus bertanggung jawab atas keselamatan diplomat AS. Namun, pemerintah Kuba menyangkal tuduhan tersebut.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo membentuk satuan tugas khusus untuk menyelidiki penyakit misterius yang diderita diplomat AS di China dan Kuba.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X