AS Minta India Tidak Beli Sistem Pertahanan Rudal S-400 dari Rusia

Kompas.com - 30/05/2018, 19:15 WIB
Sistem pertahanan udara S-400 milik Rusia dalam sebuah pawai di Moskwa. AFPSistem pertahanan udara S-400 milik Rusia dalam sebuah pawai di Moskwa.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat ( AS) meminta India mengkaji kembali rencana pembelian sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 dari Rusia.

Sebab, rencana pembelian itu berpotensi merusak kerja sama di bidang pertahanan maupun berbagi teknologi yang telah dilakukan kedua negara.

Ketua Komite Angkatan Bersenjata AS, Mac Thornberry, berkata Kongres maupun pemerintahan Presiden Donald Trump saat ini khawatir dengan langkah New Delhi.

Baca juga: S-200, Sistem Pertahanan Kuno Milik Suriah Perontok Misil Tomahawk

Dilaporkan Russian Today Rabu (30/5/2018), India diyakini bakal mengumumkan rencana pembelian sistem S-400 tersebut pada Oktober mendatang.

"Kami memperhatikan dengan serius bahwa negara manapun yang membeli sistem persenjataan lain bakal dibatas kerjasamanya oleh militer AS," ujar Thornberry.

Dia meminta agar India mempertimbangkan ulang. Sebab, di saat bersamaan, AS juga bersiap menjual drone militer Predator ke India.

Pendapat yang sama juga disuarakan oleh anggota kongres asal Texas, Henry Cuellar, dalam wawancaranya dengan Economic Times.

Cuellar berujar, India berpotensi untuk menerima sanksi dari AS jika bertransaksi dengan sektor pertahanan Rusia sesuai Peraturan untuk Menentang Lawan AS (CAATSA).

Selama ini, India ingin adanya pertukaran pengetahuan tentang produksi maupun penjualan jet tempur F-16 bisa tetap berjalan.

"Namun, di sisi lain dengan adanya S-400 itu, maka kami khawatir jika nantinya arah kerja sama bakal sedikit berbeda," beber Cuellar.

Russian Today melansir, kabar rencana pembelian sistem rudal anti-serangan udara itu menyeruak setelah Trump berencana untuk mengurangi penjualan senjata ke negara lain.

Selain India, negara lain yang menerima tekanan AS karena membeli sistem anti-serangan udara S-400 Rusia adalah Turki.

Washington bahkan mengancam bakal membatalkan pengiriman jet tempur F-35 jika Ankara masih ngotot melakukan transaksi.

Baca juga: Sekutu AS di Arab Ini Beli Sistem Pertahanan Rudal S-400 dari Rusia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X