Kompas.com - 18/04/2018, 14:09 WIB

AGARTALA, KOMPAS.com - Seorang Menteri Utama di Negara Bagian Tripura, India, menjadi perbincangan warganet di media sosial Twitter.

Penyebabnya, menteri bernama Biplab Kumar Deb tersebut berkata bahwa internet dan satelit tidak ditemukan oleh bangsa Amerika maupun Eropa.

Komentar Deb menjadi viral tidak saja karena dia menyebut India adalah penemu sebenarnya teknologi tersebut. Namun, teknologi itu sudah ada di kisah epik Mahabarata.

Diwartakan NDTV, dalam sebuah acara sistem distribusi publik terkomputerisasi di Agartala Selasa (17/4/2018) waktu setempat.

Baca juga : Ilmuwan Turki: Sebelum Banjir, Nabi Nuh Hubungi Anaknya Pakai Ponsel

Politisi berusia 47 tahun itu berujar, India tidak asing dengan internet maupun satelit karena sudah ada sejak zaman Mahabarata.

Dia mencontohkan bagaimana Raja Dhritarashtra yang buta, ayah dari Keluarga Kurawa, bisa tetap mendapat kabar perkembangan pertempuran di Padang Kuruksshetra.

Padahal, ketika itu sang penasihat, Sanjaya, juga tidak berada di medan perang. "Semua itu bisa terjadi karena ada internet dan juga satelit," kata Deb.

Sontak, komentar Deb mendapat tanggapan dari asisten profesor Sejarah Asia Selatan di Universitas Rutgers, Amerika Serikat (AS), Audrey Truschke.

Diwartakan BBC, Truschke mengatakan, jika memang internet sudah ada sejak Mahabharata, seharusnya putra Arjuna dan Subhadra, Abhimanyu, bisa selamat.

"Abhimanyu bisa bertanya kepada Quora cara menghindari formasi perang Chakravyuha. Mungkin juga Sri Krishna bisa menyiarkan Bhagavad-Gita melalui Facebook," sindir Truschke.

Ini bukan kali pertama politisi yang berasal dari Partai Bharatiya Janata (BJP) mengemukakan teori unik tentang kebudayaan kuno India.

Menteri Utama Gujarat, Vijay Rupani, mengemukakan bahwa roket maupun rudal yang dikenal dunia sekarang ini mirip dengan panah dari Sri Rama dalam kisah Ramayana.

Asisten menteri pendidikan di pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi, Satyapal Singh, berujar kalau beberapa "mantra" mengandung rumus Hukum Gravitasi sebelum ditemukan Isaac Newton.

Baca juga : Grojogan Sewu, Air Terjun yang Menyimpan Kisah Mahabarata

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber BBC,NDTV
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.