Kompas.com - 11/01/2018, 13:47 WIB
|
EditorErvan Hardoko

ANKARA, KOMPAS.com — Seorang akademisi asal Turki membuat sebuah pernyataan kontroversial terkait Nabi Nuh.

Dia mengatakan, Nabi Nuh menghubungi putranya dengan menggunakan telepon genggam tak lama sebelum Tuhan mengirimkan banjir ke dunia.

Yavuz Ornek, dosen di Fakultas Ilmu Kelautan Universitas Istanbul, menyampaikan klaimnya yang kemudian viral ini saat diwawancarai stasiun televisi pemerintah TRT, Sabtu pekan lalu.

"Terjadi gelombang air setinggi 300-400 meter dan putra Nabi Nuh berada jauh dari lokasi ayahnya," kata Yavuz.

Baca juga: Replika Bahtera Nabi Nuh Terbesar di Dunia Resmi Dibuka

"Kitab Suci mengatakan, Nabi Nuh berbicara dengann anaknya itu. Bagaimana mereka bisa berkomunikasi? Apakah itu mukjizat? Mungkin saja."

"Namun, kami percaya Nabi Nuh berbicara dengan anaknya lewat telepon genggam," Yavuz menegaskan, seperti dikutip situs berita Turki, Hurriyet Daily News.

Yavuz juga mengklaim, Nabi Nuh membangun kapalnya yang terbuat dari lempengan baja dan kapal tersebut menggunakan energi nuklir.

"Saya seorang ilmuwan, dan saya berbicara atas nama ilmu pengetahuan," Yavuz menegaskan.

Kisah Nabi Nuh yang membangun kapal untuk menyelamatkan keluarganya dari banjir besar kiriman Tuhan ini dipercayai umat pemeluk agama Islam, Kristen, dan Yahudi.

Baca juga : Taman Hiburan di AS Tolak Pegawai yang Tak Percaya Kisah Nabi Nuh

Para ilmuwan dan petualang sudah lama mencoba mencari bahtera buatan Nabi Nuh itu, tetapi hingga kini belum berhasil.

Pada 30 April 2010, sekelompok ilmuwan mengklaim telah menemukan sisa bahtera Nabi Nuh di bawah salju dan abu vulkanik di Gunung Agri, di wilayah timur Turki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.