Bawa Beruang ke Lapangan, Klub Rusia Dikecam Kelompok Pelindung Hewan - Kompas.com

Bawa Beruang ke Lapangan, Klub Rusia Dikecam Kelompok Pelindung Hewan

Kompas.com - 17/04/2018, 22:17 WIB
Tima, Beruang yang terlibat saat pembukaan pertandingan liga sepakbola di RusiaAsosiasi Pers via Foxnews Tima, Beruang yang terlibat saat pembukaan pertandingan liga sepakbola di Rusia

PYATIGORSK,KOMPAS.com - Kelompok pelindung hewan mengecam sebuah pertandingan sepak bola liga divisi dua Rusia.

Pasalnya, penyelenggara pertandingan melibatkan seekor beruang dalam ajang pembukaan pertandingan yang digelar Minggu (15/4/2018).

Dalam sebuah rekaman yang diambil dari sebuah stasiun televisi Rusia, seekor beruang tampak dibawa masuk ke dalam stadion milik klub Mashuk KMV Pyatigorsk, Rusia.

Di dalam lapangan, beruang tersebut terlihat bertepuk tangan di hadapan ribuan orang penonton.

Baca juga : Belalang Ancam Perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia

Beruang yang kemudian diketahui bernama Tima itu juga tampak memegang sebuah bola sebelum menyerahkannya pada wasit.

Menurut keterangan manajer klub, beruang tersebut dipinjam dari sebuah sirkus. Demikian diwartakan Foxnews.

Penyiar di stadion mengklaim, Tima akan turut mengambil bagian dalam pembukaan Piala Dunia Rudia yang dimulai Juni mendatang.

Namun hal tersebut belum dikonfirmasi Asosiasi Sepakbola Rusia (RFS).
 
Aksi yang melibatkan beruang tersebut dikecam kelompok pelindung hewan yang berbasis di New York pada Senin (16/4/2018).

Sebab menurut mereka, beruang tersebut dilatih dengan menggunakan metode pelatihan kejam.

Baca juga : Serang Induk Beruang dan Anaknya, Seekor Harimau Kena Batunya


Komentar

Terkini Lainnya

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Internasional
'Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan'

"Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan"

Regional
Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Edukasi
CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

Megapolitan
Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Nasional
Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Internasional
Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Nasional
Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Megapolitan
Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Edukasi
Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Megapolitan
Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Internasional
Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Nasional
Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Regional
Obat Kanker Tak Lagi Dijamin, Keluarga Pasien Somasi Jokowi dan Dirut BPJS

Obat Kanker Tak Lagi Dijamin, Keluarga Pasien Somasi Jokowi dan Dirut BPJS

Megapolitan

Close Ads X