Usai Kunjungi AS, Tur Bisnis Putra Mahkota Saudi Berlanjut di Perancis

Kompas.com - 09/04/2018, 11:16 WIB
Menteri Luar Negeri Perancis Jean-Yves Le Drian (kiri) menyambut putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (kanan) di bandara Paris - Le Bourget, sebelah utara Paris, MInggu (8/4/2018).  (Istana Kerajaan Saudi/AFP) Menteri Luar Negeri Perancis Jean-Yves Le Drian (kiri) menyambut putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (kanan) di bandara Paris - Le Bourget, sebelah utara Paris, MInggu (8/4/2018). (Istana Kerajaan Saudi/AFP)

PARIS, KOMPAS.com - Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman tiba di Perancis dan disambut dengan jamuan makan malam dengan Presiden Emmanuel Macron di museum bersejarah di Paris, Louvre, Minggu (8/4/2018).

Dilansir dari Arab News, kunjungan Pangeran Mohammed di Paris akan menyertakan agenda pertemuan dengan pelaku usaha dan berencana untuk membangun hubungan yang berfokus pada investasi di masa depan.

Dua negara itu memang memiliki hubungan bilateral yang kuat, termasuk di bidang pertahanan, infrastruktur, dan kedirgantaraan.

"Kami menginginkan kerja sama yang baru, yang berfokus tidak hanya pada kontrak yang ada, namun juga investasi di masa depan, terutama di bidang digital dan energi terbarukan," tulis kantor kepresidenan Perancis.

Baca juga : Bioskop Perdana di Arab Saudi Bakal Putar Film Black Panther

Sementara, sejumlah organisasi hak asasi internasional pun memandang kunjungan itu sebagai kesempatan bagi Presiden Macron untuk berbicara panjang lebar dengan pangeran.

Sepuluh organisasi hak asasi internasional, di antaranya Human Rights Watch (HRW), Amnesty International, dan Federasi Internasional Hak Asasi Manusia mendesak kepada Presiden Macron untuk membujuk putra mahkota Saudi terkait pemboman terhadap Yaman.

"Presiden Macron harus menempatkan Yaman di tengah-tengah diskusinya dengan Mohammed bin Salman selama kunjungannya di Perancis," bunyi pernyataan bersama organisasi hak asasi internasional, pekan lalu.

AFP  melaporkan, Pangeran Mohammed dijadwalkan akan bertemu dengan Perdana Menteri Perancis Edouard Philippe dan Menteri Pertahanan Perancis Florence Parly.

Sekitar 18 nota kesepahaman di bidang energi, pertanian, pariwisata, dan budaya kana ditandatangani dalam Forum CEO Saudi-Perancis pada Selasa (10/4/2018).

Sebelumnya, pangeran berusia 32 tahun itu telah melakukan tur bisnis di sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Mesir.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP,Arab News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X