Usai Jumpa Clinton, Putra Mahkota Saudi Temui Bos-bos Perusahaan AS

Kompas.com - 01/04/2018, 18:36 WIB
Kerajaan Saudi merilis foto pada Kamis (29/3/2018) yang menunjukkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (tengah) dan saudaranya, Duta Besar Saudi untuk Amerika Serikat Khaled bin Salman (kanan) bertemu dengan mantan Presiden AS Bill Clinton (kiri) di New York, AS. (AFP/Istana Kerajaan Saudi/Bandar Al-Jaloud) Kerajaan Saudi merilis foto pada Kamis (29/3/2018) yang menunjukkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (tengah) dan saudaranya, Duta Besar Saudi untuk Amerika Serikat Khaled bin Salman (kanan) bertemu dengan mantan Presiden AS Bill Clinton (kiri) di New York, AS. (AFP/Istana Kerajaan Saudi/Bandar Al-Jaloud)

SEATTLE, KOMPAS.com - Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman sedang "pelesiran" ke Amerika Serikat, yang dijadwalkan berlangsung selama tiga pekan.

Setelah mendapat sambutan hangat dari Presiden Donald Trump pada 21 Maret lalu di Gedung Putih, Pangeran Mohammed melanjutkan perjalanannya menemui sejumlah orang penting di AS.

Pangeran Mohammed juga berjumpa dengan mantan presiden Bill Clinton di Kota New York. Pertemuan keduanya menyoroti sejarah panjang antara kedua negara.

Perbincangan keduanya juga berfokus pada sejumlah reformasi kebijakan yang sedang berlangsung di Saudi, untuk mewujudkan Saudi Vision 2030, sebuah visi untuk meragamkan perekonomian kerajaan Saudi sehingga tak hanya bergantung pada minyak.

Baca juga : Putra Mahkota Saudi Berharap Militer AS Tetap Bertahan di Suriah

Pada Jumat (30/3/2018), dilaporkan oleh Al Arabiya, Pangeran Mohammed bertemu dengan Bill Gates di rumahnya di Seattle.

Dalam pertemuan itu, mereka membicarakan aspek kerja sama pada sejumlah program dan proyek pengembangan bersama. Namun, tidak disebutkan secara rinci kerja sama yang akandikembangkan keduanya.

Namun, setelah bersua dengan Gates. Pangeran Mohammed melanjutkan perjumpaan dengan CEO Microsoft Satya Nadella.

Pangeran Mohammed bin Salman (kiri) dan Bill Gates (kanan). ( Al Arabiya) Pangeran Mohammed bin Salman (kiri) dan Bill Gates (kanan). ( Al Arabiya)
Pangeran berusia 32 itu menginginkan pelatihan dan kualifikasi kompetensi digital di negaranya, termasuk mendukung transformasi digital dan inovasi berbasis pengetahuan dalam proyek-proyek Saudi Vision 2030.

Sebelumnya, pada Juni 2016, nota kesepahaman ditandatangani kedua pihak, di mana perusahaan teknologi tersebut akan melatih kaum muda Saudi.

Kunjungan Pangeran Mohammed tak berhenti di situ, dia juga menemui dengan pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos di Seattle.

Baca juga : Putra Mahkota Saudi: Kami adalah Sekutu Tertua AS di Timur Tengah

Selama berada di Seattle beberapa hari, dia dijadwalkan berjumpa dengan sekitar 500 perusahaan raksasa lainnya, termasuk Boeing, Costa, dan Starbucks.

Tur Pangeran Mohammed berlanjut pada Minggu (1/4/2018) di Los Angeles. Dia akan bertemu dengan para pembuat film Hollywood dan para astronout di NASA, serta bersua dengan Wali Kota Los Angeles.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Internasional
Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Internasional
Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Internasional
Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Internasional
Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Internasional
Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Internasional
Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Internasional
Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Internasional
Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Internasional
Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Internasional
Israel Gelar 'Serangan Skala Besar' terhadap Iran di Suriah

Israel Gelar "Serangan Skala Besar" terhadap Iran di Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

Internasional
Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X