Rusia: Inggris Harus Menarik Lebih dari 50 Diplomatnya

Kompas.com - 31/03/2018, 19:52 WIB
Petugas patroli polisi berjaga di luar gedung kedutaan besar Inggris di Moskwa, 14 Maret 2018. Pemerintah Rusia meminta kepada Inggris untuk menarik lebih dari 50 staf diplomatiknya demi keseimbangan antara kedua negara.AFP/ALEXANDER NEMENOV Petugas patroli polisi berjaga di luar gedung kedutaan besar Inggris di Moskwa, 14 Maret 2018. Pemerintah Rusia meminta kepada Inggris untuk menarik lebih dari 50 staf diplomatiknya demi keseimbangan antara kedua negara.

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia mengatakan, Inggris harus menarik lebih dari 50 staf diplomanya dari Moskwa demi menciptakan keseimbangan di antara kedua negara.

Sebelumnya, Rusia telah mengusir sebanyak 23 diplomat Inggris sebagai tindakan balasan atas pengusiran yang dilakukan London terhadap 23 diplomatnya.

Namun demikian, meski telah mengusir 23 diplomat Inggris, jumlah diplomat antara London dengan Moskwa masih berbeda. Inggris disebut memiliki lebih banyak diplomat di Rusia dibandingkan sebaliknya.

Sementara, Rusia tidak ingin mengusir lebih banyak staf diplomat Inggris karena akan memicu tindakan balasan serupa dari negara tersebut.


Baca juga: Rusia Panggil Duta Besar Negara-negara yang Usir Diplomatnya

Mengetahui hal itu, Kementerian Luar Negeri Rusia memanggil Duta Besar Inggris Laurie Bristow, pada Jumat (30/3/2018), dan menyerahkan nota protes.

"Rusia menyarankan dilakukannya penyeimbangan. Pihak Inggris memiliki lebih dari 50 diplomat lebih banyak dibandingkan yang dimiliki Rusia di London," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova, kepada AFP, Sabtu (31/3/2018).

Inggris diberi waktu hingga satu bulan ke depan untuk memutuskan dan menarik kelebihan jumlah staf diplomatnya dari Rusia.

"Kami sedang mempertimbangkan implikasi dari langkah-langkah yang telah diumumkan oleh pemerintah Rusia," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris.

Tinggalkan AS

Sementara itu, lebih dari 60 diplomat Rusia beserta anggota keluarganya telah meninggalkan kantor kedutaan besar di Washington pada Sabtu (31/3/2018).

Total sebanyak 171 orang diplomat Rusia termasuk anggota keluarganya terbang meninggalkan AS menggunakan dua pesawat yang disediakan Moskwa.

Baca juga: Eropa dan AS Ramai-ramai Umumkan Pengusiran Diplomat Rusia

"Mereka adalah diplomat yang dianggap mata-mata beserta keluarganya dan telah ditetapkan untuk meninggalkan wilayah AS," kata utusan Moskwa, Anatoly Antonov di Washington.

Serangkain pengusiran diplomat antara Rusia dengan AS dan negara-negara Eropa lainnya tersebut sebagai akibat tuduhan Inggris atas keterlibatan Moskwa dalam kasus serangan racun saraf terhadap mantan agen ganda Sergei Skripal di London pada 4 Maret lalu.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X