Efektifkan Birokrasi, China Pangkas Belasan Institusi Pemerintah

Kompas.com - 13/03/2018, 15:55 WIB
|

BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China mengungkapkan sebuah rencana ambisius untuk melakukan perubahan struktur pemerintahan pusat.

Demi memangkas birokrasi, rencana ini diperkirakan akan memengaruhi lebih dari 20 kementerian dan badan negara.

Seperti diberitakan South China Morning Post, Selasa (13/3/2018), perubahan itu antara lain penggabungan regulator perbankan dan asuransi pemerintah.

Rencana lain adalah membentuk sebuah badan khusus untuk mengawasi berbagai hal terkait sektor imigrasi dan para veteran militer.

Baca juga : Pemerintah China Kumpulkan DNA Warga Minoritas di Xinjiang

Hasilnya, delapan kementerian yang berada di bawah Dewan Negara akan dihapus sehingga membuat jumlah kementerian negara menjadi hanya 26.

Selain kementerian, pemerintah China juga akan memangkas tujuh badan non-kementerian dalam rencana perubahan besar-besaran ini.

Rencana yang kemungkinan bakal disetujui Kongres Rakyat Nasional akhir pekan ini akan menjadi perubahan struktur pemerintahan terbesar sepanjang sejarah Republik Rakyat China.

Perubahan semacam ini terkakhir kali dengan skala yang hampir sama terjadi pada 1998 saat PM Zhu Rongji menutup atau menggabungkan 15 kementerian dan komisi yang berada di bawah wewenang Dewan Negara.

Langkah ini merupakan bagian dari rencana Presiden Xi Jinping untuk merevitalisasi seluruh jajaran pemerintahan .

Tujuannya demi memberi kendali lebih besar kepada Partai Komunis China dan pemerintahan yang lebih efektif untuk mengurus negara dengan penduduk terbanyak di dunia itu.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.