Tendang Perempuan Hamil hingga Tewas, Polisi di India Ditahan

Kompas.com - 08/03/2018, 20:58 WIB
Ilustrasi thawornnurakIlustrasi

TIRUCHIRAPPALLI, KOMPAS.com - Seorang polisi di Tamil Nadu, India, dilaporkan ditangkap atas kasus kematian seorang perempuan.

Sebagaimana diberitakan Hindustan Times Kamis (8/3/2018), wanita yang tengah hamil tersebut tewas setelah sepeda motornya ditendang oleh polisi itu.

Awalnya, perempuan yang diidentifikasi bernama Usha dan suaminya, Raja tengah berada di jalanan Tiruchirappalli Rabu (7/3/2018).

Keduanya saat itu tidak mengenakan helm. " Polisi lalu lintas sebenarnya sudah membiarkan kami untuk lewat," ujar Raja.

Baca juga : Penumpang Terkena Serangan Jantung, Pesawat Air India Mendarat Darurat

Namun, pelaku yang bernama Kamaraj sepertinya tidak menerimanya. Dia langsung mengejar sepeda motor pasangan itu.

Ketika sudah di sebelah mereka, Kamaraj menendang motor tersebut, sehingga Usha yang tengah mengandung empat bulan jatuh dan tewas.

"Ini jelas merupakan kasus pembunuhan. Istri saya tewas karena polisi itu mengejar dan menendang motor kami," kecam Raja.

Pasca-kejadian, kerumunan massa yang berada di tempat tersebut langsung berteriak-teriak mengecam aksi yang dilakukan Kamaraj.

Polisi berupaya melindungi Kamaraj dari amukan massa sehingga berujung kerusuhan. Hindustan Times melansir, terdapat korban luka dalam insiden tersebut.

"Negara memberi kompensasi jika ada polisi yang gugur dalam tugas. Hal yang sama harus berlaku dalam kasus ini," kata seorang warga.

Sejumlah politisi mengecam kejadian tersebut, dan menuntut agar Kamaraj diadili dengan tuduhan pembunuhan.

"Saat ini, kami tengah mendaftarkan kasus, dan menggelar penyelidikan," kata Menteri Perikanan Tamil Nadu, D Jayakumar.

Baca juga : Dinyatakan Meninggal, Pria India Terbangun Saat Akan Diotopsi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X