Uzbekistan Bebaskan Jurnalis Tahanan Terlama Dunia

Kompas.com - 05/03/2018, 18:30 WIB
Jurnalis Uzbekistan, Yusf Ruzimuradov, yang ditahan pada 1999 karena dianggap berniat menggulingkan rezim Presiden Islam Karimov. The Independent/Human Rights WatchJurnalis Uzbekistan, Yusf Ruzimuradov, yang ditahan pada 1999 karena dianggap berniat menggulingkan rezim Presiden Islam Karimov.

TASHKENT, KOMPAS.com - Aktivis organisasi perlindungan HAM mengumumkan adanya kabar pembebasan jurnalis yang ditahan di Uzbekistan.

Yusuf Ruzimuradov, jurnalis koran oposisi Erk, yang berarti Kebebasan, ditahan pada 1999 dengan tuduhan melawan negara bersama editornya, Muhammad Bekjanov.

Menurut Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) via The Independent Minggu (4/2/2018), Ruzimuradov menjadi tahanan negara selama 19 tahun.

Jurnalis yang kini berusia 19 tahun tersebut ditahbiskan sebagai jurnalis dengan durasi tahanan terlama dunia.


Dalam kicauannya di Twitter, CJP menyatakan kalau Ruzimuradov telah dibebaskan dengan waktu yang tidak ditentukan Jumat (2/3/2018).

Baca juga : Ungkap Kasus Penggelapan Pajak, Jurnalis Slovakia Dibunuh

"Saat ini, kami semua telah bernapas lega. Namun, kami tetap kecewa atas ketidakadilan yang membuatnya dipenjara 19 tahun," kata Nina Ognianova, Ketua Program CJP untuk Eropa dan Asia Tengah.

Adapun Bekjanov dikabarkan telah menerima pemberitahuan pembebasan dari pemerintah pada tahun lalu.

Ruzimuradov dan Bekjanov ditahan di bawah masa pemerintahan Presiden Islam Karimov, yang saat itu menyensor kebebasan berpendapat dan memeluk agama.

Keduanya sempat berusaha melarikan diri dan mencari perlindungan di Ukraina. Namun, mata-mata Uzbekistan berhasil mencegat mereka sesampainya di Kiev.

Mereka dipaksa masuk ke pesawat yang kembali ke Tashkent. Di sanalah penyiksaan terhadap keduanya dimulai.

Steve Swerdlow dari HRW bercerita, sepanjang perjalanan ke Tashkent, kepala mereka ditutupi oleh kantong plastik, dan dihajar.

"Mereka dipaksa untuk mengaku telah memberitakan rencana penggulingan rezim Karimov," kata Swerdlow.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Internasional
Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Internasional
Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Internasional
Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump 'Muka Dua'

[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump "Muka Dua"

Internasional
Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X