Kompas.com - 02/03/2018, 14:58 WIB
Pemimpin Gereja Perdamaian Dunia dan Unifikasi, Moon Hyung Jin (tengah berbaju hitam) memimpin upacara pernikahan, dan pembaruan janji perkawinan 250 pasangan Rabu (28/2/2018). Ke-250 pasangan tersebut memperbarui janji menggunakan senjata. AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/SPENCER PLATTPemimpin Gereja Perdamaian Dunia dan Unifikasi, Moon Hyung Jin (tengah berbaju hitam) memimpin upacara pernikahan, dan pembaruan janji perkawinan 250 pasangan Rabu (28/2/2018). Ke-250 pasangan tersebut memperbarui janji menggunakan senjata.

NEWFOUNDLAND, KOMPAS.com - Sebanyak 250 pasangan berkumpul di Gereja Perdamaian Dunia dan Unifikasi Newfoundland, Amerika Serikat (AS) (Rabu (28/2/2018).

Diberitakan Sky News Kamis (1/3/2018), mereka berkumpul dalam sebuah ibadah, sekaligus upacara untuk memperbarui janji pernikahan mereka.

Namun, mereka memperbarui janji tersebut menggunakan senapan serbu tipe semi-otomatis AR-15.

Selain membawa senapan serbu, beberapa di antaranya juga mengenakan mahkota yang terbuat dari untaian peluru.

Gereja Perdamaian Dunia tersebut dipimpin oleh Moon Hyung Jin. Putra dari Moon Myung Sun, pria dari Korea Selatan yang mengaku sebagai Mesias.

Baca juga : Gereja Ini Gelar Upacara yang Libatkan Senjata

Mereka percaya, senapan serbu AR-15 merupakan "Gada Besi" seperti yang tertulis dalam Kitab Wahyu untuk menyelamatkan umat manusia.

"Tidak ada yang lebih baik selain AR-15 yang berfungsi mencegah kejahatan yang semakin meluas," ucap Tim Elder, Direktur Misi Gereja Perdamaian Dunia.

Ouk Sreymom, salah satu jemaat di gereja tersebut, berkata kalau mereka harus mempunyai senjata jika ingin mengalahkan kejahatan yang ada di dunia ini.

"Masyarakat mempunyai hak menenteng senjata. Kami harus melawan iblis dengan ini," kata perempuan 41 tahun itu.

Namun, kegiatan mereka mendapat pertentangan dari warga yang ada di sekitar gereja. Mereka berunjuk rasa saat upacara berlangsung.

Seorang pria yang mengenakan mahkota terbuat dari untaian peluru mengikuti jalannya upacara di Gereja Perdamaian Dunia dan Unifikasi di Newfoundland, Pennsylvania, Amerika Serikat Rabu (28/2/2018). Sebanyak 250 pasangan memperbarui janji pernikahan menggunakan senjata.AFP/Don EMMERT Seorang pria yang mengenakan mahkota terbuat dari untaian peluru mengikuti jalannya upacara di Gereja Perdamaian Dunia dan Unifikasi di Newfoundland, Pennsylvania, Amerika Serikat Rabu (28/2/2018). Sebanyak 250 pasangan memperbarui janji pernikahan menggunakan senjata.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.