Menkes Zimbabwe: Kondom Buatan China Ukurannya Terlalu Kecil

Kompas.com - 01/03/2018, 14:52 WIB
Kondom. ThinkstockKondom.
|

HARARE, KOMPAS.com - Sebuah perusahaan produsen kondom di China mempertimbangkan untuk membuat produk baru dengan ukuran yang berbeda.

Langkah ini diambil setelah Kementerian Kesehatan Zimbabwe mengeluhkan ukuran kondom buatan China yang dianggap terlalu kecil untuk para pria negeri itu.

Menteri Kesehatan Zimbabwe David Parirenyatwa pekan lalu mengatakan hal ini saat mempromosikan langkah-langkah terbaru untuk mencegah penyebaran HIV/Aids.

"Kawasan selatan Afrika memiliki kasus HIV terbesar dan kami mendorong penggunaan kondom," kata Parirenyatwa seperti dikutip situs berita Zimbabwe.com.

Baca juga : Pakai Kondom Bikin Tak Nyaman, Benarkah?

"Para pemuda kini bisa memilih kondom yang mereka sukai, tetapi sayangnya Zimbabwe tidak memproduksi kondom. Kami mengimpornya dari China tetapi beberapa orang mengeluhkan ukurannya yang terlalu kecil," tambah dia.

Parirenyatwa menambahkan, perusahaan-perusahaan di Zimbabwe seharusnya mulai mencoba memproduksi kondom sehingga negeri itu tak tergantung pada impor.

Sementara itu, Zhao Chuan, CEO perusahaan kondom Daxiang yang berbasis di Beijing mengatakan, perusahaannya berencana memproduksi kondom dengan ukuran khusus.

"Karena ada permintaan berbeda dari pelanggan kami di Zimbabwe, Daxiang memiliki kemampuan dan kewajiban untuk memberikan kontribusi," kata Zhao.

"Jadi kami akan melakukan survei terhadap pelanggan di kawasan itu untuk persiapan membuat kondom dengan ukuran berbeda di masa depan," tambah dia.

Zhao mengatakan, para pelanggan produknya di seluruh dunia memiliki permintaan berbeda.

Pelanggan di China lebih suka kondom yang amat tipis dan tak peduli dengan ukuran. Sementara di Amerika Utara pelanggan lebih memilih kondom dengan permukaan yang lembut.

Zimbabwe adalah salah satu negara sub-Sahara Afrika yang paling banyak mengalami kasus penularan HIV/Aids dengan perkiraan 13,5 persen dari populasi warga dewasa terinfeksi virus mematikan itu.

Baca juga : Duterte: Pakai Kondom seperti Makan Permen dengan Bungkusnya

Penggunaan kondom merupakan salah satu cara untuk mengurangi penularan virus HIV dan Zimbabwe menjadi satu dari lima negara importir terbesar kondom di dunia.

Sementara China merupakan produsen kondom terbesar di dunia. Data dari Komisi Kesehatan dan Kelurga Berencana China menyebut negeri itu memiliki 300 produsen yang menghasilkan 3 miliar kondom setahun.



Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X