Cegah Penembakan Massal, Sekolah Ini Larang Tas Punggung

Kompas.com - 26/02/2018, 20:03 WIB
Asisten Pembela Umum Hector Romero (kiri) dan Pembela Umum Melisa McNeill (kanan) terlihat di layar televisi pada penampilan perdana tersangka penembakan Nikolaus Cruz di pengadilan Broward County Court House di Fort Lauderdale, Florida, Amerika Serikat, Kamis (15/2/2018). Nikolaus merupakan pelaku penembakan di SMA Marjory Stoneman Douglas di Parkland, Florida, pada Rabu, 14 Februari yang menewaskan 17 orang.AFP HOTO/POOL/SUSAN STOCKER-SUN Asisten Pembela Umum Hector Romero (kiri) dan Pembela Umum Melisa McNeill (kanan) terlihat di layar televisi pada penampilan perdana tersangka penembakan Nikolaus Cruz di pengadilan Broward County Court House di Fort Lauderdale, Florida, Amerika Serikat, Kamis (15/2/2018). Nikolaus merupakan pelaku penembakan di SMA Marjory Stoneman Douglas di Parkland, Florida, pada Rabu, 14 Februari yang menewaskan 17 orang.

SPRINGFIELD, KOMPAS.com - Sebuah sekolah di Amerika Serikat (AS) dilaporkan melarang setiap siswanya membawa tas punggung.

Dilaporkan WPSD via Metro Minggu (25/2/2018), SMA Marion di Negara Bagian Illinois mengumumkan keputusan mereka Jumat (23/2/2018).

Dalam pernyataan resminya, pihak sekolah ingin supaya para siswanya bisa terjamin keselamatannya.

Mereka berkaca dari kasus penembakan massal di SMA Marjory Stoneman Douglas Parkland, Florida, saat Hari Valentine (14/2/2018).

Baca juga : Insiden Penembakan Massal, Polisi di Florida Bawa Senjata ke Sekolah

Sang pelaku, Nikolas Cruz, membawa amunisi cadangan senapan serbu tipe AR-15 di dalam tas punggungnya dalam insiden yang menewaskan 17 murid dan guru.

Setiap siswa diwajibkan meninggalkan tas mereka di dalam mobil, atau kantor keamanan sekolah.

"Murid masih diperbolehkan membawa tas berukuran lebih kecil dan kotak makan siang mereka," ujar SMA Marion.

Beberapa siswa, seperti dilaporkan WPSD, mengakali aturan tersebut dengan menaruh buku dan perlengkapan sekolah mereka di ember cucian.

Namun, hujan lebat membuat para murid mengeluhkan aturan itu. "Semua buku catatan saya menjadi basah," kata Sheldon Ratchford.

"Mereka melarang penggunaan tas punggung. Bagi siswa dengan banyak barang, jelas menyulitkan," tambah siswa lainnya, Dalton Coles.

Pengawas sekolah, Keith Oates, berujar SMA Marion bakal semakin meningkatkan pengamanan.

"Kami bakal bekerja sama, dan menggunakan seluruh sumber daya yang kami miliki agar keselamatan siswa terjamin," kata Oates.

Selain meningkatkan pengamanan internal, Kepolisian Marion juga melakukan patroli keliling untuk mencegah adany serangan.

Baca juga : Penembakan Massal Florida, Direktur FBI Didesak Mundur



Terkini Lainnya

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional
Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Internasional

Close Ads X