Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Kompas.com - 23/02/2018, 09:26 WIB
Anggota keluarga dan kerabat Deepak Yadav (21) yang meninggal di rumah sakit memenuhi jalan di Manesar, India, Kamis (22/2/2018). (The Indian Express) Anggota keluarga dan kerabat Deepak Yadav (21) yang meninggal di rumah sakit memenuhi jalan di Manesar, India, Kamis (22/2/2018). (The Indian Express)


MANESAR, KOMPAS.com - Seorang pria di India, Deepak Yadav (21), harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah paru-parunya penuh dengan air.

Pada Rabu (21/2/2018), keluarga Yadav mengklaim dokter mengambil sampel darah Yadav dekitar pukul 06.00 pagi. Beberapa saat kemudian, Yadav dinyatakan meninggal karena serangan jantung.

"Dia tidak pernah punya masalah jantung, jadi bagaimana dia bisa meninggal karena serangan jantung," ujar kakak Yadav, Sandeep.

Sandeep juga mendapatkan informasi dari dokter mengenai kematian adiknya lima jam kemudian.

Baca juga : Ketahuan Mencontek, Siswa di India Bunuh Diri

Tak terima dengan pernyataan sang dokter, anggota keluarga bersama dengan saudara-saudaranya turun dan memblokade jalan raya dalam aksi protes, Kamis (22/2/2018) sore. Mereka juga membawa jenazah Yadav dan menempatkannya di jalan.

Pihak rumah sakit menyangkal semua klaim dari keluarga Yadav.

" Pasien telah dirawat karena efusi pleura dan mengalami serangan jantung mendadak," kata juru bicara rumah sakit.

"Selama menjalani perawatan, keluarga pasien selalu mendapat informasi terbaru mengenai kondisi terkini pasien," tambahnya.

Baca juga : Inilah Perempuan Pertama India yang Terbangkan Jet Tempur

Aksi protes keluarga Yadav berlangsung selama 2,5 jam di jalan raya, di persimpangan Manesar, berimbas pada kemacetan lalu lintas dan berakhir setelah pihak kepolisian  tiba di lokasi.

"Kami akan menyilidiki persoalan ini dan akan meminta bantuan dari kepala tim medis," kata wakil komisioner kepolisian wilayah setempat Ashok Bakshi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X