Kompas.com - 21/02/2018, 19:31 WIB

DHAKA, KOMPAS.com — Pemerintah Myanmar dan Rohingya mengumumkan kesepakatan mereka terhadap nasib etnis Rohingya yang ada di perbatasan dua negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Mohammed Abdul Kalam, komisioner Bantuan dan Repatriasi Pengungsi Bangladesh, Selasa (21/2/2018).

Dilansir CNN, dari hasil pertemuan Myanmar dan Bangladesh, Kalam mengatakan, pemerintahan Aung San Suu Kyi bersedia menarik sekitar 6.000 orang Rohingya dari Tombru.

Tombru merupakan sebuah kawasan di antara Myanmar dan Bangladesh yang dikenal sebagai no man's land area atau tanah tak bertuan.

Dalam argumentasinya, Pemerintah Bangladesh menegaskan bahwa Rohingya belum menginjakkan kaki di wilayah mereka.

Baca juga: Menteri Myanmar: Rohingya Harus Kembali atau Terima Konsekuensi

"Myanmar setuju untuk bertanggung jawab memulangkan dan menempatkan masyarakat Rohingya dari Tombru," kata Kalam.

Juru Bicara PBB Andrej Mahecic menyatakan, orang Rohingya di Tombru masih terlalu takut untuk kembali ke Rakhine.

Sebab, mereka tidak mendapat jaminan keamanan, masa depan, dan perlindungan ketika pulang ke tempat asal mereka.

"Keputusan orang Rohingya untuk pulang tergantung mereka apakah sukarela atau tidak," kata Mahecic.

Dia melanjutkan, jika warga Rohingya memutuskan pulang, mereka harus mendapat informasi yang detail mengenai masa depan dan keselamatan mereka.

Halaman:
Baca tentang
Sumber CNN
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.