Korea Utara Batalkan Pertemuan dengan Wapres AS

Kompas.com - 21/02/2018, 09:48 WIB
Delegasi sekaligus adik Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong (kiri) duduk di belakang Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence (kanan) dalam pesta pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, Korea Selatan, Jumat (9/2/2018). Odd ANDERSEN/AFPDelegasi sekaligus adik Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong (kiri) duduk di belakang Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence (kanan) dalam pesta pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, Korea Selatan, Jumat (9/2/2018).


WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence dijadwalkan bertemu dengan dengan pejabat Korea Utara, termasuk adik dari Kim Jong Un, di Korea Selatan dalam acara Olimpiade Musim Dingin pada bulan ini.

Namun, pihak Korea Utara membatalkan rencana pertemuan tersebut menjelang detik-detik akhir.

"Korea Utara menggantungkan sebuah pertemuan dengan harapan wakil presiden dapat memberikan pesannya," kata kepala staf Pence, Nick Ayers, dalam sebuah pernyataan, Selasa (20/2/2018).

Sebelumnya, Pence mengecam pelanggaran HAM oleh Korea Utara dan mengumumkan rencana pemberian sanksi ekonomi yang baru.

"Sejak itu, mereka (pihak Korea Utara) menjauh dari pertemuan itu atau mungkin mereka tidak pernah tulus untuk duduk bersama," ucapnya.

Baca juga: Ketika AS dan Korut Duduk Bersama di Pembukaan Olimpiade

Pembatalan pertemuan yang bakal menjadi interaksi resmi pertama antara Korea Utara dan pemerintahan administrasi Donald Trump itu juga dikonfirmasi Kementerian Luar Negeri AS.

Juru bicara Kemenlu AS, Heather Nauert, mengatakan, Pence telah siap mengambil kesempatan dalam pertemuan itu agar Korea Utara meninggalkan program rudal balistik dan nuklirnya yang dianggap ilegal.

"Pada menit terakhir, pejabat Korea Utara memutuskan tidak meneruskan rencana pertemuan tersebut," katanya.

"Kami menyesal kegagalan mereka memanfaatkan kesempatan ini," tambahnya.

Baca juga: Hadiri Pembukaan Olimpiade, Donald Trump dan Kim Jong Un Diusir

Pence berada di Korea Selatan untuk menghadiri upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin. Dia duduk di depan Kim Yo Jong, adik Kim Jong Un, dengan jarak hanya beberapa meter.

Saat meninggalkan Korea Selatan, Pence mengatakan, AS dan sekutunya tetap pada posisi yang sama dalam menghadapi Korea Utara.

"Kami ingin menunjukkan, AS, Korsel, dan Jepang bersatu untuk mendukung denuklirisasi Korut," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X