Hadiri Pembukaan Olimpiade, "Donald Trump" dan "Kim Jong Un" Diusir

Kompas.com - 11/02/2018, 13:40 WIB
Dua orang masing-masing menirukan Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump terlihat di upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyengchang, Jumat (9/2/2018). Yonhap via Reuters.comDua orang masing-masing menirukan Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump terlihat di upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyengchang, Jumat (9/2/2018).

PYEONGCHANG, KOMPAS.com — Pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, Jumat (9/2/2018) lalu, diwarnai aksi pengusiran terhadap " Kim Jong Un" dan " Donald Trump".

Ketika dilangsungkan upacara pembukaan yang dimeriahkan dengan defile para atlet dari negara-negara peserta, sosok pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, dan Presiden AS Donald Trump terlihat di tribune penonton.

Tentunya bukan Kim dan Trump yang sesungguhnya, melainkan dua orang yang berpura-pura menjadi dua pemimpin negara yang sedang berseteru itu.

Kedua peniru itu pun tak dapat berlama-lama di dalam stadion karena segera ketahuan oleh petugas keamanan dan langsung dibawa keluar meninggalkan lokasi.


Baca juga: Ketika AS dan Korut Duduk Bersama di Pembukaan Olimpiade

"Kami hanya ingin memberi kejutan pada semuanya dan ingin membawa pesan perdamaian, lalu kami dikawal petugas keamanan keluar. Saya pikir itu tidak adil," kata peniru Kim, yang selama ini mengaku bernama Howard.

Di luar stadion, Howard bersama rekannya, Dennis Alan, yang menirukan Presiden AS Donald Trump tetap melanjutkan aksi mereka dan bersikap seolah kedua pemimpin negara itu sudah berteman.

Saat penampilan kedua artis peniru itu hanyalah sebuah guyonan, di sisi lain stadion terjadi masalah yang lebih serius ketika seorang penyusup lain berhasil masuk dan  berusaha menuju tengah lapangan.

Hanya sesaat setelah perwakilan atlet dari dua Korea berjalan bersama memasuki area stadion dengan membawa bendera unifikasi, seseorang menerobos masuk ke arena es sebelum dihalangi petugas keamanan dan dipaksa keluar.

Meski diwarnai aksi penyusupan, polisi menyatakan tidak ada penahanan yang dilakukan. Pihak penyelenggara juga tidak membantah insiden yang terjadi, tetapi menolak memberikan keterangan lebih lanjut.

Acara pembukaan Olimpiade Musim Dingin itu turut dihadiri delegasi Korea Utara maupun AS.

Korea Utara mengutus Pemimpin Seremonial Kim Yong Nam, dan adik sekaligus penasihat Kim Jong Un, Kim Yo Jong. Sementara AS diwakili Wakil Presiden Mike Pence.

Baca juga: Korea Selatan-Korea Utara Bersatu dalam Defile Olimpiade Musim Dingin

Upacara pembukaan ditutup dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in yang berjabat tangan dengan delegasi Korea Utara, Kom Yo Jong, yang juga adik pemimpin tertinggi Kim Jong Un.

Di luar stadion, hanya berjarak satu blok dari lokasi pembukaan, secara bersamaan terjadi aksi protes oleh puluhan orang. Mereka menolak kehadiran atlet dan pejabat Korea Utara di acara itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X