Perempuan India Laporkan Suami yang Baru Sehari Dinikahi ke Polisi - Kompas.com

Perempuan India Laporkan Suami yang Baru Sehari Dinikahi ke Polisi

Kompas.com - 12/02/2018, 17:16 WIB
Pengantin di India.AP PHOTO Pengantin di India.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang perempuan melaporkan suaminya ke polisi terkait kasus pembayaran mahar dan percobaan pembunuhan.

Uniknya, perempuan asal Bihar, India tersebut melaporkan sang suami hanya beberapa saat setelah mereka resmi menikah.

Pada Sabtu, (10/2/2018), Baibhav Anand, manajer sebuah perusahaan penerbangan swasta di New Delhi ditangkap polisi di kawasan Rajendra Nagar, Patna, ibu kota Bihar.

Sejumlah laporan menyebut, Anand dan istrinya berkenalan lewat media sosial Orkut pada 2012. Saat situs itu ditutup dua tahun kemudian benih cinta keduanya mulai bersemi.

Baca juga : Uang Mahar Rp 25 Juta Ludes Terbakar, Calon Pengantin Pusing Tujuh Keliling

Saat orangtua keduanya mengetahui hubungan asmara ini, mereka ikut membantu pernikahan Anand dan kekasihnya itu.

Dan, pada Jumat (9/2/2018), keduanya resmi menjadi suami istri lewat pesta pernikahan yang digelar di sebuah gedung setempat.

Sehari setelah mereka menikah, keduanya kemudian pergi ke kediaman keluarga Anand dengan mengendarai mobil.

Namun, mobil itu baru saja melaju sekitar 150 meter, sang pengantin perempuan melompat keluar sambil berteriak-teriak.

"Selamatkan saya, selamatkan saya," kata perempuan itu.

Adegan seorang pengantin yang masih mengenakan gaun pesta berlarian di jalanan sambil meminta tolong menarik perhatian warga.

Dia kemudian diantarkan ke kantor polisi setempat oleh keluarganya dan di sana dia melaporkan suami yang baru dinikahi tersebut.

Dalam laporannya, perempuan itu mengatakan, sang suami sebenarnya hanya mencari uang mahar dan berencana membunuhnya.

Baca juga : Nikah Massal, 30 Mempelai Wanita Diberi Mahar Pohon

"Kami sudah menangkap pengantin pria dan menahannya berdasarkan laporan pengantin perempua," kata perwira polisi setempat, Ajay Kumar.

Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut tetapi mengakui belum pernah menangani hal serupa di masa lalu. 


Komentar

Terkini Lainnya

Survei Alvara: Elektabilitas Jokowi 46,8 persen, Prabowo 27,2 persen

Survei Alvara: Elektabilitas Jokowi 46,8 persen, Prabowo 27,2 persen

Nasional
Belasan Ribu Surat Suara Pilgub Jateng di Purbalingga Rusak

Belasan Ribu Surat Suara Pilgub Jateng di Purbalingga Rusak

Regional
Kecelakaan Sepeda Motor di Madiun, Tiga Orang Tewas

Kecelakaan Sepeda Motor di Madiun, Tiga Orang Tewas

Regional
Polisi Upayakan Kasus Remaja Curi Koper di Bandara Diselesaikan di Luar Pengadilan

Polisi Upayakan Kasus Remaja Curi Koper di Bandara Diselesaikan di Luar Pengadilan

Megapolitan
Kesaksian Warga soal Ribuan E-KTP yang Tercecer di Bogor

Kesaksian Warga soal Ribuan E-KTP yang Tercecer di Bogor

Regional
Ibu di India Tak Sadar Telah Digigit Ular, Anak Meninggal Usai Menyusu

Ibu di India Tak Sadar Telah Digigit Ular, Anak Meninggal Usai Menyusu

Internasional
Petasan Meledak, Rumah Hancur dan Satu Orang Meninggal Dunia

Petasan Meledak, Rumah Hancur dan Satu Orang Meninggal Dunia

Regional
Tak Peduli Merek, DV Curi Koper Apa Saja yang Ada di Hadapannya

Tak Peduli Merek, DV Curi Koper Apa Saja yang Ada di Hadapannya

Megapolitan
Akibat Galian Resapan Air Tanpa Pembatas, Mobil Terperosok ke Lubang

Akibat Galian Resapan Air Tanpa Pembatas, Mobil Terperosok ke Lubang

Megapolitan
Remaja DV Kerap Lakukan Pencurian Koper di Bandara Sepulang Sekolah

Remaja DV Kerap Lakukan Pencurian Koper di Bandara Sepulang Sekolah

Megapolitan
Anggota Komisi II Minta Kemendgari Jamin Tak Ada Penyalahgunaan E-KTP

Anggota Komisi II Minta Kemendgari Jamin Tak Ada Penyalahgunaan E-KTP

Nasional
Remaja Curi 10 Koper di Bandara Soekarno-Hatta karena Ingin Mengoleksi

Remaja Curi 10 Koper di Bandara Soekarno-Hatta karena Ingin Mengoleksi

Megapolitan
Masuk Lewat 'Exit Gate', Begini Cara Remaja Ini Curi Koper di Bandara

Masuk Lewat "Exit Gate", Begini Cara Remaja Ini Curi Koper di Bandara

Megapolitan
Putin Isyaratkan Ingin Kembali Jabat Posisi Perdana Menteri pada 2024

Putin Isyaratkan Ingin Kembali Jabat Posisi Perdana Menteri pada 2024

Internasional
Enggan Cerita Masalahnya, Pemuda Malah Terjun ke Citarum di Hadapan Teman

Enggan Cerita Masalahnya, Pemuda Malah Terjun ke Citarum di Hadapan Teman

Regional

Close Ads X