Hari Ini dalam Sejarah: Mantan Presiden Serbia Diadili di Belanda

Kompas.com - 12/02/2018, 14:39 WIB
Presiden Bosnia Alija Izetbegovic (kiri) menyalami Presiden Serbia Slobodan Milosevic disaksikan Presiden Kroasia Franjo Tudjman menjelang pembicaraan damai di Dayton, Ohio, AS pada 1995. Joe Marquette / POOL / AFP Presiden Bosnia Alija Izetbegovic (kiri) menyalami Presiden Serbia Slobodan Milosevic disaksikan Presiden Kroasia Franjo Tudjman menjelang pembicaraan damai di Dayton, Ohio, AS pada 1995.
|

Langkah ini memicu perang singkat yang berakhir dengan pemisahan diri Slovenia. Sementara di Kroasia, perang pecah antara etnis Kroasia dan Serbia.

Milosevic memberi bantuan kepada etnis Serbia berupa persenjataan dan pasokan obat-obatan. Angkatan bersenjata Kroasia juga sempat terlibat baku tembak dengan militer Yugoslavia yang sebagian besar personelnya adalah etnis Serbia.

Baca juga : Aung San Suu Kyi Sangkal Ada Genosida Rohingya

Diperkirakan 10.000 orang tewas dan ratusan kota di Kroasia hancur sebelum PBB berhasil memaksakan gencatan senjata pada Januari 1992.

Pada Maret 1992, gantian Bosnia-Herzegovina menyatakan kemerdekaan, dan lagi-lagi Milosevic membantu etnis Serbia-Bosnia untuk angkat senjata.

Akhirnya Perang Bosnia pecah dan menewaskan sedikitnya 200.000 orang sebelum perdamaian yang disponsori AS diteken di Dayton, Ohio pada 1995.

Perang belum berakhir di bekas Yugoslavia ketika Kosovo, yang merupakan provinsi otonom Serbia dengan penduduk mayoritas etnis Albania, bentrok dengan etnis Serbia dan militer Yugoslavia.

Di tengah kabar Milosevic melakukan kampanye pembersitan etnis terhadap warga Albania di Kosovo, NATO menggelar serangan udara terhadap Yugoslavia pada 1999.

Sebelumnya, pada 1997, Milosevic menjadikan dirinya sebagai presiden Yugoslavia setelah tak bisa menduduki masa jabatan ketiga sebagai presiden Serbia.

Pada 2000, Milosevic kalah dalam pemilihan presiden tetapi tak mau turun dari jabatannya sebelah akhirnya menyerah akibat desakan massa pada Oktober tahun yang sama.

Setelah turun dari jabatan, Milosevic didakwa melakukan korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Dia akhirnya menyerahkan diri kepada aparat keamanan Serbia pada 1 April 2001 setelah dikepung polisi selama 26 jam.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.